RAKYATKU.COM - Sempat beredar video yang menyebut Arab Saudi mencabut lockdown. Faktanya, itu terjadi di Uni Emirat Arab (UEA).
Pemerintah mengumumkan pembukaan kembali pusat perbelanjaan, restoran, dan salon pada Minggu (3/5/2020).
Namun, pemilik dan pengelola fasilitas didesak untuk mengambil semua langkah pencegahan untuk menghindari penyebaran virus corona.
Manajer dan pemilik pusat perbelanjaan, toko kelontong, dan apotek diminta memasang thermal detector atau pemindai termal di pintu masuk utama fasilitas mereka.
Dalam edaran yang dikeluarkan Jumat (1/5/2020), pemerintah menetapkan kondisi tertentu untuk prosedur pembukaan kembali mal. Termasuk memasang kamera termal yang disewakan dari National Emergency, Crisis, dan Otoritas Penanggulangan Bencana untuk pusat-pusat dan menghubungkan kamera ke sistem otoritas.
Arahan baru menyatakan bahwa menempatkan perangkat dan kamera inspeksi termal adalah langkah penting. Memungkinkan pusat perbelanjaan dan pusat menerapkan tindakan pencegahan dan pencegahan tertinggi untuk melindungi pengunjung dan pembeli mereka sebelum memasuki mal mereka.
Perangkat ini juga akan ditautkan ke NCEMA. Mal diharuskan membayar biaya untuk layanan yang akan ditentukan di lain waktu.
Ini juga menyoroti perlunya memberi tahu pengunjung mal bahwa periode belanja dan kunjungan tidak boleh lebih dari dua jam. Untuk mengurangi kepadatan pembeli di dalam mal dan mempertahankan arahan operasi dengan hanya 30 persen dari kapasitas mal.
Surat edaran ini sejalan dengan tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran virus corona. Juga merupakan bagian dari proses implementasi arahan NCEMA untuk mengekang dampak Covid-19 di Abu Dhabi.
Rashed Abdul Karim Al Balooshi, Wakil Sekretaris ADDED, mengatakan bahwa surat edaran baru tersebut merupakan bagian dari koordinasi dan kerja sama yang konstan antara Departemen dan NCEMA dalam memastikan semua tindakan yang diperlukan di emirat untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat terhadap Covid-19.
Al Balooshi menambahkan bahwa tim operasi departemen terus berkoordinasi dengan pengelola mal di Abu Dhabi untuk mengawasi pelaksanaan tindakan pencegahan dan pencegahan sesuai dengan surat edaran dan peraturan.
