Selasa, 03 Maret 2020 16:10

IDP Sumbang 100 Sak Semen untuk Gereja Jemaat Ebenhaezer Masamba

Mulyadi Abdillah
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Pembangunan gedung Gereja Jemaat Ebenhaezer Masamba resmi dimulai, pada Selasa (3/3/2020).

RAKYATKU.COM, LUWU UTARA - Pembangunan gedung Gereja Jemaat Ebenhaezer Masamba resmi dimulai, pada Selasa (3/3/2020). Lokasinya di Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Pembangunan itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP).

Masa pengerjaannya, diperkirakan memakan waktu kurang lebih 3 tahun. Anggarannya ditaksir Rp3 miliar. 

"Anggaran saat ini yang kami miliki kurang lebih Rp500 juta yang di peroleh dari swadaya anggota jemaat kurang lebih 130 KK," ucap Harold Kawari selaku ketua panitia pembangunan gedung gereja.

Dikatakan, rumah ibadah ini dibangun, karena gedung yang lama sudah tua. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah dikantongi sejak 2012.

"Gedung gereja ini tidak ilegal, dibangun dengan surat hukum yang ada. Dan setelah melalui proses disepakati tahun ini dan hari ini harus dilakukan peletakan batu pertama," papar Harold.

 

Sebelum melakukan pembangunan gereja, pihaknya sudah bersosialisasi dengan semua jajaran. Mulai dari pemda, tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama bahkan kepada masyarakat setempat.

"Harapan kami kiranya pembangun ini mendapat dukungan penuh dari Pemda dan masyarakat," tandasnya.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, masa pengerjaan rumah ibadah, terkadang ada yang membutuhkan waktu lama. Ada juga yang membutuhkan waktu sebentar.

"Itu tergantung dari jumlah jemaat dan tergantung dari keseriusan panitia. Dan saya yakin, panitia pembangunan dari gedung gereja ini semua serius," ucap Indah.

"Kita yakin membangun tempat ibadah ada tuhan yang akan selesaikan."

Indah juga mengatakan, membangun rumah Tuhan perlu mengajak pihak yang lain. Tujuannya agar bersama-sama masuk surga.

"Mari kita ajak yang lain. Pemerintah akan ambil bagian. Saya juga pribadi tidak akan ketinggalan," kata Indah seraya akan menyumbang 100 sak semen.