RAKYATKU.COM - Dua pabrik Aramco, perusahaan minyak negara Arab Saudi terbakar pada hari Sabtu (14/09/2019).
Menurut Reuters, kebakaran itu disebabkan oleh serangan pesawat tak berawak di pabrik Aramco Saudi di provinsi Abqaiq dan Khurais.
Namun, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Juru bicara kementerian dalam negeri Saudi mengatakan bahwa api telah dikendalikan. Tapi dia tidak mengidentifikasi sumber drone.
Abqaiq adalah lokasi pabrik pemrosesan minyak terbesar di dunia. Sementara Khurais memiliki ladang minyak terbesar kedua di Arab Saudi.
Ketegangan memuncak di kawasan itu menyusul serangan terhadap tanker minyak di perairan Teluk pada bulan Juni dan Juli. Saudi dan AS menuding Iran di balik serangan, namun Teheran membantah tuduhan itu.
Pejuang Houthi yang didukung Iran di Yaman juga telah melancarkan serangan di perbatasan. Mereka menghantam ladang minyak Shaybah dengan drone bulan lalu dan dua stasiun pompa minyak pada bulan Mei.
Kedua serangan itu menyebabkan kebakaran tetapi tidak mengganggu produksi.
