Jumat, 06 November 2026 16:10
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Achmad.
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Seorang warga negara Australia, Clarrissa Louise Jane (58), meninggal dunia diduga akibat tenggelam saat berenang di laut samping dermaga penyeberangan Kayu Bangkoa, Jalan Pasar Ikan, Makassar. Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 5 November 2026, sekitar pukul 15.00 WITA.

 

Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Achmad. Menurutnya, korban yang beralamat di Bali sesuai paspornya itu meninggal dunia akibat tenggelam.

Berdasarkan keterangan saksi PS (43), ia bersama korban menuju dermaga penyeberangan Kayu Bangkoa sekitar pukul 14.30 WITA karena ingin mandi di laut di sekitar dermaga. 

Baca Juga : Penghijauan TPA Tamangapa Jadi RTH, Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya

"Setibanya di lokasi, korban langsung menuju ke laut di samping kanan dermaga," kata AKP Achmad pada Jumat 6/11/2026.

 

Tak lama kemudian, seorang warga memberitahukan kepadanya bahwa ada seorang warga asing yang mengambang di laut. Saksi pun langsung turun ke laut untuk memeriksa kondisi korban, lalu mendorong korban ke bibir pantai dan meminta bantuan warga di dermaga untuk mengangkat korban ke atas.

Saat itu saksi masih melihat korban bernapas. Korban kemudian dilarikan ke RS Stella Maris menggunakan bentor. 

Baca Juga : Kapolda Sulsel Kunjungi Polrestabes Makassar

"Di depan IGD, saksi menyebut korban masih batuk satu kali dan meminta bantuan kepada petugas keamanan. Saksi juga mengungkapkan bahwa korban pernah mengeluh sakit sesak napas," tambahnya.

Sementara itu, saksi MA, mengatakan bahwa sekitar pukul 15.40 WITA ia melihat korban tiba di depan IGD bersama saksi 1 dengan menggunakan bentor. Saat itu, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa masuk ke ruang IGD.

"Dokter jaga IGD RS Stella Maris menyatakan bahwa setibanya korban di ruang IGD, ia langsung memeriksa kondisi korban dan mendapati korban sudah meninggal dunia. Menurutnya, saat ini belum ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan," jelasnya.