RAKYATKU.COM, BULUKUMBA — Dua tahanan Polres Bulukumba melarikan diri dari ruang tahanan pada Minggu (1/11/2026) siang.
Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Rahmat Kurniawan menjelaskan kedua tahanan merupakan tahanan kasus narkoba dan kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA).
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan sejumlah tahanan, peristiwa tersebut terjadi saat pelaksanaan salat duhur berjemaah. Sekitar pukul 11.58 WITA, kedua tahanan terlihat berdiri di saf paling belakang, namun tidak ikut melaksanakan salat berjemaah di dalam sel tahanan.
Baca Juga : Pelaku Perampokan di Samping Tol Ditangkap, Ternyata Sudah Banyak Korban
Keduanya diduga memanfaatkan situasi kantor yang relatif sepi karena hari libur untuk melarikan diri dari lingkungan Mapolres Bulukumba.
Pada saat kejadian, petugas jaga tahanan berjumlah dua orang. Satu personel melakukan pengawasan di bagian depan, sementara personel lainnya melaksanakan salat berjemaah di Masjid Namirah Polres Bulukumba bersama personel jaga lainnya.
Usai salat, salah seorang tahanan berteriak dan memberitahukan kepada petugas bahwa ada tahanan yang melarikan diri. Petugas kemudian bersama personel lainnya langsung melakukan pencarian di dalam dan sekitar lingkungan Mapolres Bulukumba.
Baca Juga : Upaya Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polda Sulsel Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel
"Upaya pencarian membuahkan hasil. Salah satu tahanan kasus narkoba berhasil ditemukan kembali di wilayah Kecamatan Ujung Bulu pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Sementara itu, satu tahanan lainnya masih dalam pencarian," kata Iptu Rahmat Kurniawan.
Oleh karena itu, pihaknya meminta dukungan dan kerja sama seluruh pihak untuk membantu proses pencarian tahanan yang masih buron.
Saat ini, tim Propam tengah melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kronologi dan faktor-faktor yang menyebabkan kaburnya kedua tahanan tersebut.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Buka Kejurnas Soft Tennis 2026 di Lapangan Tenis Kodam XIV/Hasanuddin
"Evaluasi internal juga akan dilakukan sebagai langkah perbaikan ke depan. Namun, untuk saat ini, seluruh upaya masih difokuskan pada pencarian satu tahanan yang belum ditemukan," jelasnya.