Selasa, 27 Oktober 2026 10:39
TelkomGroup bersama Danantara meluncurkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology dalam ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM,JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui TelkomGroup bersama Danantara memperkuat pengembangan infrastruktur teknologi nasional dengan meluncurkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology, termasuk pusat data berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang memiliki aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt.

 

Peluncuran tersebut berlangsung dalam rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem teknologi digital nasional yang lebih mandiri, mulai dari infrastruktur komputasi, pengembangan model AI, pemanfaatan Internet of Things (IoT), hingga perluasan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga : Pelindo Jasa Maritim dan ABL Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional hingga 40 Persen

Empat kapabilitas yang diperkenalkan meliputi AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera.

 

Pusat Data AI Disiapkan dengan Aspirasi Kapasitas 1 Gigawatt

Salah satu pengembangan utama TelkomGroup adalah AI Ready Data Center yang dikelola melalui perusahaan operasional NeutraDC.

Baca Juga : Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun

Infrastruktur tersebut dirancang sebagai fondasi komputasi untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian berbagai model AI di Indonesia serta kawasan Asia Tenggara.

TelkomGroup memiliki aspirasi memperluas kapasitas pusat data tersebut hingga mencapai 1 gigawatt.

Pengembangan ini mencerminkan kebutuhan infrastruktur komputasi yang semakin besar seiring meningkatnya pemanfaatan kecerdasan buatan dalam berbagai sektor industri.

Baca Juga : Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Makassar, Perkuat Transformasi Digital dan Akses Investasi Masyarakat

Meski demikian, kapasitas 1 gigawatt masih merupakan target aspiratif ekspansi perusahaan, bukan kapasitas yang telah beroperasi saat ini.

TelkomGroup juga belum merinci nilai investasi, tahapan pembangunan, maupun jadwal pencapaian kapasitas tersebut dalam keterangan resminya.

Selain pusat data, TelkomGroup memperkenalkan AI ModelHub yang menyediakan akses terpadu terhadap berbagai model kecerdasan buatan.

Baca Juga : Telkomsel Ajak Sekolah Beralih ke Administrasi Digital Lewat Skul.id

Platform ini diarahkan untuk mendukung penggunaan AI secara aman dengan tetap memperhatikan pengendalian terhadap data strategis nasional.

Danantara Dorong Kolaborasi Teknologi Nasional

Peluncuran Sovereign Digital Technology dilakukan oleh Chief Technology Officer Danantara, Sigit Puji Santosa.

Baca Juga : Perkuat Ekosistem AI Indonesia, Veranita Yosephine Sebut Infrastruktur dan Kolaborasi Jadi Kunci Utama

Dalam kegiatan tersebut, Sigit didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara, Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom, Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji.

Sigit menilai pengembangan teknologi nasional membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan antara berbagai pemangku kepentingan.

“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Sigit.

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari DTIIF 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026.

Mengusung tema Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth, forum ini mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator.

Pertemuan tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pengembangan teknologi dan investasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Telkom Tekankan Pentingnya Penguasaan Teknologi

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, mengatakan kemandirian digital tidak cukup hanya mengandalkan penggunaan teknologi.

Menurutnya, Indonesia perlu memperkuat penguasaan fondasi teknologi, termasuk infrastruktur, komputasi, pengembangan AI, dan penerapan solusi digital pada sektor strategis.

“Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis. Penguasaan teknologi juga perlu diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi enabler transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Nanang.

Penguatan ekosistem tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi sekaligus mendukung pengembangan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan industri.

Melalui pendekatan terintegrasi, TelkomGroup berupaya menghubungkan penyediaan infrastruktur dengan pengembangan solusi teknologi yang dapat dimanfaatkan berbagai sektor.

Tiga Juta Perangkat IoT Telah Diterapkan

Selain infrastruktur AI, TelkomGroup memperkenalkan National IoT Platform yang dikembangkan Telkomsel.

Platform tersebut mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things dengan analitik berbasis AI untuk mendukung efisiensi operasional.

Menurut keterangan perusahaan, sekitar tiga juta perangkat IoT telah diterapkan di Indonesia.

Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pemantauan operasional, keamanan, dan peningkatan produktivitas.

Penggunaan IoT memungkinkan perangkat saling terhubung dan menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan.

Dengan dukungan analitik AI, data yang dikumpulkan berpotensi diolah menjadi informasi untuk meningkatkan efektivitas kegiatan operasional.

Namun, perusahaan belum memerinci distribusi perangkat IoT tersebut berdasarkan sektor industri maupun wilayah penggunaannya.

PaDiSera Perluas Peluang Pasar UMKM

Pengembangan Sovereign Digital Technology juga menyasar sektor perdagangan digital melalui PaDiSera.

Platform ini merupakan marketplace nasional besutan Danantara yang didukung fondasi teknologi PaDi UMKM.

Sejak diluncurkan pada 2020, PaDi UMKM telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan BUMN.

Pengalaman tersebut menjadi dasar pengembangan PaDiSera untuk mendukung perluasan akses pasar pelaku usaha.

Berbeda dari fokus awal PaDi UMKM yang memfasilitasi pengadaan kebutuhan BUMN, PaDiSera diarahkan untuk membuka peluang lebih luas bagi UMKM dalam menjangkau pasar ritel.

Melalui pengembangan platform perdagangan digital, TelkomGroup dan Danantara berharap pelaku usaha lokal memiliki kesempatan meningkatkan jangkauan pemasaran produk.

“TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,” kata Nanang.

Kedaulatan Digital Jadi Agenda Strategis

Pengembangan empat kapabilitas tersebut menunjukkan pendekatan TelkomGroup dalam memperkuat ekosistem teknologi nasional dari sisi infrastruktur hingga pemanfaatan layanan digital.

AI Ready Data Center menjadi fondasi komputasi, AI ModelHub menyediakan akses model kecerdasan buatan, National IoT Platform mendukung konektivitas perangkat, sedangkan PaDiSera diarahkan untuk memperluas akses perdagangan digital.

Integrasi keempat kapabilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pemanfaatan teknologi secara lebih luas dalam berbagai kegiatan ekonomi.

Meski demikian, keberhasilan pengembangan ekosistem digital nasional tetap bergantung pada realisasi investasi, kesiapan infrastruktur, adopsi teknologi, serta keberlanjutan kerja sama antarpemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi TelkomGroup dan Danantara, pengembangan Sovereign Digital Technology diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk memperkuat daya saing teknologi Indonesia sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

BERITA TERKAIT