PAREPARE - Puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) antusias menghadiri kegiatan iLeague Goes to Campus di Aula Kampus Umpar, Kamis (22/10/2026).
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Kegiatan ini digelar untuk mengenalkan potensi karier dan besarnya industri di balik dunia sepak bola nasional kepada para mahasiswa.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Manager Club and Community Development iLeague, Hanif Marjuni, mengatakan program ini dilaksanakan di 18 kampus di Indonesia yang menjadi basis (homebase) klub-klub peserta Super League. Untuk wilayah Sulawesi Selatan, Umpar dipilih sebagai lokasi pelaksanaan.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
"Jadi, kita ada kegiatan iLeague Goes to Campus. Kegiatan ini kita laksanakan di 18 kampus di Indonesia, yaitu kampus-kampus yang lokasinya menjadi homebase klub-klub Liga 1. Nah, untuk yang di Makassar dan Parepare, kita pilih Universitas Muhammadiyah Parepare," kata Hanif.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Hanif menjelaskan, program ini bertujuan mengedukasi mahasiswa bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan industri berskala global.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Merujuk pada hasil riset BRI Research Institute tahun 2024, perputaran uang di industri sepak bola nasional tercatat mencapai Rp 10,4 triliun.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
"Jadi, kegiatan ini kita bersama-sama menjelaskan kepada teman-teman mahasiswa-mahasiswi bahwa di balik sepak bola, itu adalah industri yang sudah bisa dikatakan skalanya cukup global. Dari BRI Research Institute tahun 2024 itu melakukan riset, perputaran uangnya mencapai 10,4 triliun," ujarnya.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Besarnya nilai ekonomi tersebut membuka beragam peluang profesi di luar lapangan bagi para lulusan perguruan tinggi.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
"Nah, di balik angka itu, banyak profesi yang nantinya bisa digeluti oleh teman-teman mahasiswa ketika mereka lulus kuliah. Di antaranya ada media officer, medical officer, jurnalis, data analyst, bahkan relation. Jadi, banyaknya profesi inilah yang mencoba kami perkenalkan buat teman-teman mahasiswa, intinya ke arah sana," ucap Hanif.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Umpar, Nasrul, menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Menurut dia, materi yang dibawakan berhasil membuka cakrawala mahasiswa mengenai luasnya peran di industri olahraga.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
"Kami berterima kasih ke pihak iLeague khususnya Pak Hanif. Kami merespons sangat baik, akhirnya mahasiswa ini bisa terbuka pikirannya bahwa di balik sepak bola itu bukan hanya ada teknisi di lapangan, bukan hanya ada pemain, official, tetapi ada tangan-tangan lain yang bisa memberi ruang kepada mahasiswa untuk bisa berkontribusi," ujar Nasrul.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Ia menilai mahasiswa memiliki ruang kontribusi yang luas, mulai dari media publikasi hingga pengembangan komunitas demi memperkenalkan potensi daerah.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
"Utamanya mungkin di media publikasi misalnya, community development misalnya lewat komunitas-komunitas mahasiswa untuk bagaimana memperkenalkan, merebranding kota Parepare, khususnya merebranding kembali bahwa Liga 1 sekarang sudah jauh lebih baik dan mereka punya peluang kerja," tuturnya.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Nasrul menambahkan, kolaborasi ini membuka peluang konkret bagi mahasiswa Umpar untuk berpartisipasi langsung dalam berbagai kegiatan bersama manajemen PSM Makassar.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
"Dan alhamdulillah, ternyata tadi mereka pikirannya sudah terbuka bahwa mahasiswa ini bukan hanya jadi penonton, tapi bisa ambil andil," ungkapnya.
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
"Alhamdulillah tadi dari pihak PSM juga kami sudah diberi ruang untuk kerja sama bagaimana melibatkan mahasiswa-mahasiswa nantinya untuk bisa berkolaborasi dengan pihak official PSM dan melibatkan mahasiswa untuk ambil andil dalam setiap kegiatan-kegiatan event yang akan dilaksanakan di Kota Parepare," pungkasnya.(*)