Kamis, 22 Oktober 2026 01:22
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana saat berkumpul bersama masyarakat Ablam pada Rabu 21/10/2026 malam. (Dok Rakyatku)
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana berkumpul bersama masyarakat Ablam pada Rabu 21/10/2026 malam. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk meredakan perang kelompok yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

 

Dalam kesempatan itu Kombes Arya memperkenalkan tim khusus yang menangani aksi kejahatan jalanan, tawuran dan geng motor di Makassar. Tim ini dilengkapi dengan senjata lengkap dan setiap personel memiliki kemampuan bela diri di atas rata-rata.

"Saya bentuk tim Barracuda ini untuk menangani tawuran dan geng motor di Kota Makassar. Mereka ini dilengkapi dengan senjata, gas air mata. Kemudian setiap personel punya kemampuan bela diri," kata Arya dalam kesempatan itu.

Baca Juga : Polda Sulsel Bongkar Pengiriman Pekerja Migran Indonesia Nonprosedural

Arya mengingatkan masyarakat Jalan Abubakar Lambogo untuk tidak lagi melakukan aksi tawuran lagi yang dapat merugikan warga sekitar.

 

"Para personel ini bertugas untuk bertindak tegas jika ditemukan adanya pelaku tawuran. Jadi jika tidak ingin ketemu dengan tim Baraccuda, jangan ada lagi tawuran," jelasnya.

Kemudian dalam untuk mencegah terjadinya peristiwa tawuran di Ablam, kata Arya pihaknya akan melakukan penyisiran yang dijadwalkan tiap minggu.

Baca Juga : Polres Pelabuhan Makassar Gelar Donor Darah, Jelang HUT Humas Polri ke-75

"Penyisiran seminggu tiga kali. Kalau ada yang ditangkap tidak ada pengajuan penangguhan. Saya akan tindak sampai pengadilan," sebutnya.

Ia juga menegaskan, tidak memberikan keringanan atau akan menerima permohonan penangguhan bagi masyarakat yang ditangkap akibat terlibat tawuran kelompok. Hal yang sama akan dilakukan untuk tindak pidana penyalahgunaan narkoba. 

Bahkan ia meminta masyarakat untuk langsung melaporkan ke polisi dengan menghubungi call center 110 jika menemukan adanya penyalahgunaan narkoba atau kejahatan lainnya.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Irjen Awal Chairuddin Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar

"Kalau ditangkap saya minta RT RW, Lurah, Camat tidak ada mengajukkan penangguhan dan semua sepakat untuk ditindak sampai selesai. Kemarin sudah digrebek (kasus narkoba) dan 123 orang kita tangkap. Kalau disini ada, tolong diinformasikan ke 110 dan kantor polisi. Nanti kita akan melakukan penyelidikan dan kita akan tangkap sebanyak-banyaknya pelaku narkoba, termasuk tidak ada yang mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Kita akan tindak tegas sampai dengan vonis hukum," jelas Kombes Arya yang langsung disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Terkait perang kelompok, Kapolda Sulsel pun telah mempertemukan kedua belah pihak untuk berdamai. Dimana ia berharap komitmen tersebut dipatuhi oleh kedua belah pihak.

"Jika tawuran lagi mereka yang sudah berdamai di depan Kapolda sama juga dengan melelehkan Kapolda dong. Sudah dipertemukan kedua pihak yang bertikai, sudah sama-sama berpelukan saya rasa tidak ada lagi persoalan," sebutnya.

Baca Juga : Polda Sulsel Bongkar Penipuan Online Modus Undangan WhatsApp

Meski kedua belah pihak telah berdamai, Kombes Arya memastikan patroli keamanan masih akan berlanjut. Dan jika masih ditemukan pihak-pihak yang sengaja melakukan provokasi dipastikan akan ditindak tegas.

"Patroli masih ada. Yang kemarin diamankan sudah berkomitmen menjaga situasi. Kalau sampai ada kami akan tindak tegas mereka yang berusaha memecah belah masyarakat," tegas Kombes Arya.