Rabu, 21 Oktober 2026 19:08
Mewakili manajemen KALLA, Ali Imran selaku CSR & HSE Senior Analyst menerima penghargaan Platinum Innovation Technology for Social & Environmental Awards (InTechSEA) 2026 kategori Bidang Keanekaragaman Hayati di Kampus Universitas Hasanuddin, beberapa waktu lalu.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Program konservasi mangrove yang dijalankan KALLA kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui program Aksi Mangrove Lestari, KALLA berhasil meraih penghargaan Platinum dalam ajang Innovation Technology for Social & Environmental Awards (InTechSEA) 2026 untuk kategori Bidang Keanekaragaman Hayati.

 

Penghargaan yang diberikan Universitas Hasanuddin tersebut diumumkan dalam acara InTechSEA Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026).

Ajang ini memberikan apresiasi kepada berbagai inovasi dan program yang berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan, mulai dari pemberdayaan masyarakat, teknologi, pendidikan, ekonomi inklusif, pengelolaan sampah, transformasi energi, hingga inovasi keberlanjutan.

Baca Juga : Selamatkan Burung Sampiri dari Ancaman Kepunahan, Pertamina Bitung Perkuat Program Konservasi

Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas upaya perusahaan dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui konservasi keanekaragaman hayati.

 

Menurutnya, Aksi Mangrove Lestari tidak hanya berfokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Baca Juga : Subhan Djaya Mappaturung Raih Penghargaan Nasional, Transformasi Layanan Hukum KALLA Jadi Sorotan

Nadya menegaskan, KALLA berkomitmen melanjutkan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan generasi mendatang.

Konservasi Mangrove di Pangkep Capai 13,5 Hektare

Program Aksi Mangrove Lestari dilaksanakan di Kelurahan Tekolabbua, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Robi Syianturi Juara Kalla 10K 2026, Ribuan Pelari Ramaikan Jalanan Makassar

Program ini memiliki cakupan area penanaman seluas 24 hektare dengan bentang kawasan mencapai 6,5 kilometer. Hingga saat ini, realisasi penanaman mangrove telah mencapai 13,5 hektare.

Pelaksanaannya mengintegrasikan tiga pilar tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), yakni lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Pada aspek lingkungan, program ini difokuskan pada pemulihan ekosistem pesisir dan peningkatan populasi biota laut, termasuk kepiting bakau. Upaya tersebut juga diharapkan mendukung keberlanjutan mata pencaharian masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.

Baca Juga : Polantas Edukasi Petugas Damkar Pangkep soal Keselamatan Berlalu Lintas

Selain konservasi, KALLA memberikan perhatian terhadap keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan mangrove agar upaya pelestarian dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Libatkan Masyarakat dalam Pengelolaan Mangrove

Dari sisi sosial, KALLA memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat hingga terbentuk Kelompok Tani Nelayan Sejahtera Kabupaten Pangkep.

Baca Juga : Wujud Kepedulian Sosial, Asmo Sulsel dan Tenant KIMA Kumpulkan 40 Kantong Darah untuk PMI Makassar

Kelompok ini berperan dalam pengelolaan dan pemanfaatan kawasan mangrove secara berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan konservasi.

Sementara itu, dari aspek ekonomi, Aksi Mangrove Lestari membuka peluang usaha berbasis potensi sumber daya pesisir.

Sejumlah kegiatan yang dikembangkan meliputi penjualan bibit mangrove, budidaya kepiting bakau dan tiram, serta pengembangan ekowisata mangrove.

Berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat dan pemerintah kelurahan, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Sebelumnya Raih Penghargaan Gold ISRA 2026

Penghargaan Platinum InTechSEA 2026 menambah daftar apresiasi yang diterima KALLA atas pelaksanaan program keberlanjutan.

Sebelumnya, Aksi Mangrove Lestari juga mengantarkan KALLA meraih predikat Gold dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 untuk kategori Biodiversity Conservation.

Pada 2025, KALLA turut memperoleh penghargaan Top CSR Awards 2025 dengan predikat #Star 4.

Rangkaian penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan perusahaan. Melalui Aksi Mangrove Lestari, KALLA berupaya mengintegrasikan konservasi ekosistem pesisir dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal.

BERITA TERKAIT