RAKYATKU.COM,MAKASSAR – Persaingan pasar otomotif di Sulawesi Selatan semakin dinamis seiring ekspansi sejumlah merek kendaraan global, termasuk Geely. Produsen otomotif asal China yang beroperasi melalui Geely Ricklean Makassar itu mencatatkan penjualan lebih dari 130 unit di Makassar sepanjang Januari hingga September 2026, meskipun pengembangan fasilitas diler resminya masih berlangsung.
Capaian tersebut menjadi pijakan awal Geely Ricklean Makassar untuk memperluas penetrasi pasar kendaraan listrik dan hybrid di wilayah Sulawesi Selatan. Perusahaan kini membidik penjualan lebih dari 500 unit hingga akhir 2026, dengan mengandalkan ketersediaan stok, pilihan model kendaraan, serta penguatan layanan purna jual.
Branch Manager Geely Ricklean Makassar, Enrico Daniel, menyampaikan bahwa respons konsumen terhadap produk Geely menunjukkan perkembangan positif sejak perusahaan mulai memasuki pasar Makassar pada awal tahun.
Baca Juga : Touring Geely di Makassar, Pengguna EX2 Ungkap Pengalaman dan Kepuasan Berkendara
Dari total penjualan yang telah dibukukan, model kendaraan listrik Geely EX2 disebut menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sekitar 75 hingga 80 persen. Model lainnya, seperti EX5 dan Starray EM-i, turut melengkapi penjualan perusahaan di wilayah tersebut.
Jika dihitung dari batas bawah capaian 130 unit, kontribusi EX2 secara indikatif setara dengan sekitar 98 hingga 104 unit. Namun, angka tersebut merupakan estimasi matematis berdasarkan persentase yang disampaikan, bukan rincian penjualan resmi per model.
Target Akhir Tahun Jadi Tantangan
Baca Juga : Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Makassar, Perkuat Transformasi Digital dan Akses Investasi Masyarakat
Target penjualan di atas 500 unit menjadi sasaran ekspansi Geely Ricklean Makassar menjelang penutupan tahun 2026.
Dengan realisasi lebih dari 130 unit selama sembilan bulan pertama, perusahaan masih membutuhkan tambahan penjualan dalam jumlah besar untuk mencapai target tahunannya.
Sebagai ilustrasi, apabila realisasi Januari–September berada tepat pada angka 130 unit, Geely membutuhkan tambahan lebih dari 370 unit selama Oktober hingga Desember, atau rata-rata lebih dari 123 unit setiap bulan.
Baca Juga : Haka Auto Jadikan Kepercayaan Pelanggan sebagai Kunci Perkuat Bisnis BYD-Denza
Perhitungan tersebut bersifat ilustratif karena angka realisasi yang disampaikan perusahaan adalah lebih dari 130 unit, tanpa rincian jumlah pastinya.
Target itu menunjukkan adanya ekspektasi percepatan penjualan yang signifikan pada kuartal terakhir tahun ini. Namun, pencapaiannya tetap akan bergantung pada permintaan konsumen, efektivitas promosi, kesiapan distribusi, serta kondisi pasar otomotif.
Untuk mendukung strategi tersebut, manajemen menyatakan telah menyiapkan alokasi kendaraan bagi pasar Makassar, terutama menjelang sejumlah agenda pameran otomotif dan periode libur Natal serta Tahun Baru.
Baca Juga : Haka Auto Bidik 40 Dealer BYD, Sulawesi Disiapkan Jadi Motor Pertumbuhan Kendaraan Listrik Nasional
Geely Pastikan Stok Kendaraan Aman
Enrico Daniel menegaskan bahwa perusahaan telah mengantisipasi kebutuhan pasokan kendaraan untuk menghadapi potensi peningkatan permintaan pada akhir tahun.
"Stok di Makassar kita pastikan sangat aman. Jadi kita sudah siapkan, terutama ini kan periode akhir tahun ya. Akhir tahun, terus ada GIIAS, lalu nanti ada GJAW bulan November, ada momen Nataru itu tinggi-tingginya penjualan, kita sudah sediakan stok alokasi di Makassar itu sangat cukup," jelas Enrico.
Baca Juga : Penjualan Global BYD Tembus 403 Ribu Unit, Indonesia Jadi Pasar Strategis Kendaraan Listrik
Ketersediaan stok menjadi salah satu faktor penting dalam strategi penjualan kendaraan, terutama ketika permintaan meningkat selama kegiatan promosi dan pameran.
Dengan pasokan yang tersedia, perusahaan berharap dapat mempercepat pemenuhan pesanan pelanggan sekaligus mengurangi potensi waktu tunggu kendaraan.
Selain kesiapan unit, Geely juga menyiapkan program penjualan khusus sepanjang Oktober hingga rangkaian kegiatan pameran otomotif berikutnya.
Meski demikian, rincian insentif, potongan harga, maupun skema pembiayaan dalam program tersebut belum dijabarkan dalam informasi yang disampaikan.
Mobil Listrik Jadi Penopang Penjualan
Besarnya kontribusi Geely EX2 terhadap total penjualan memperlihatkan posisi model kendaraan listrik tersebut dalam portofolio Geely Makassar.
Dengan porsi sekitar 75 hingga 80 persen, EX2 menjadi produk utama perusahaan dalam menjangkau konsumen setempat selama periode Januari–September 2026.
Geely EX2 merupakan kendaraan listrik berbasis Battery Electric Vehicle (BEV) dengan sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).
Berdasarkan informasi produk perusahaan, EX2 menawarkan jarak tempuh hingga 395 kilometer menurut standar pengujian NEDC, kapasitas lima penumpang, serta layar infotainment berukuran 14,6 inci.
Di luar EX2, Geely juga memasarkan EX5 sebagai SUV listrik dan Starray EM-i yang menggunakan teknologi hybrid dengan kombinasi motor listrik serta mesin bensin.
Variasi produk tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang berbeda.
Meski EX2 mendominasi penjualan Geely Makassar, data itu belum dapat digunakan untuk menyimpulkan besarnya pangsa pasar Geely terhadap keseluruhan industri otomotif Sulawesi Selatan karena tidak disertai data penjualan seluruh merek.
Grand Opening Showroom 3S pada 23 Oktober
Di tengah upaya meningkatkan penjualan, Geely Ricklean Makassar juga mempersiapkan pengoperasian penuh fasilitas layanan terpadu di Jalan Veteran Selatan.
Grand opening showroom resmi dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Fasilitas tersebut akan mengusung konsep 3S, yakni Sales, Service, dan Sparepart, yang mencakup penjualan kendaraan, perawatan dan perbaikan, serta penyediaan suku cadang.
Kehadiran layanan 3S menjadi salah satu bagian penting dalam strategi pengembangan bisnis otomotif karena keputusan pembelian kendaraan tidak hanya dipengaruhi harga dan spesifikasi, tetapi juga kemudahan memperoleh layanan setelah pembelian.
Bagi konsumen kendaraan listrik maupun hybrid, kesiapan teknisi, fasilitas bengkel, dan ketersediaan komponen juga menjadi pertimbangan dalam memilih merek kendaraan.
Peresmian fasilitas tersebut diharapkan memperkuat dukungan layanan Geely Ricklean Makassar bagi pelanggan di Makassar dan wilayah Sulawesi Selatan.
Ekspansi Geely Hadapi Persaingan Otomotif
Perkembangan penjualan Geely selama sembilan bulan pertama menunjukkan langkah awal perusahaan dalam membangun jaringan konsumen di Makassar.
Namun, target lebih dari 500 unit hingga akhir 2026 menjadi tantangan tersendiri mengingat perusahaan harus meningkatkan laju penjualan secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Kesiapan stok, kegiatan promosi, pilihan produk, dan pengoperasian showroom 3S akan menjadi bagian dari strategi yang ditempuh perusahaan untuk mengejar target tersebut.
Di sisi lain, realisasi penjualan hingga akhir tahun akan menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan strategi ekspansi Geely di pasar Sulawesi Selatan.
Dengan kontribusi EX2 yang mendominasi penjualan dan pengembangan fasilitas layanan resmi, Geely berupaya memperkuat posisinya di tengah persaingan industri otomotif yang semakin beragam, terutama pada segmen kendaraan berteknologi elektrifikasi.
TAG
- #Geely Makassar
- #Penjualan Geely 2026
- #Geely EX2
- #Target Penjualan Geely
- #Enrico Daniel
- #Bisnis Otomotif Makassar
- #pasar otomotif Sulawesi Selatan
- #Mobil Listrik
- #Kendaraan Hybrid
- #Showroom Geely
- #Grand Opening Geely Makassar
- #Diler 3S
- #ekonomi bisnis
- #Industri Otomotif