RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi pimpinan perguruan tinggi. Dalam mendukung proses tersebut, Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) mendapatkan kepercayaan dari Panitia Pemilihan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi tujuh calon calon Rektor UNM periode 2027–2031.
Adapun calon calon Rektor UNM yang menjalani pemeriksaan kesehatan, yakni :
1. Dr. Arifin Manggau, S.Pd., M.Pd.,
Baca Juga : TEP Unhas Kembangkan “Taon-taon” Jadi Daya Tarik Ekowisata di Kabupaten Fakfak
2. Prof. Dr. Eko Hadi Sujiono, M.Si.,
3. Prof.Dr.Andi Aslinda, M.Si.,
4. Prof.Dr.Sukardi Weda,SS,M.Hum.,M.Pd.,M.Si.,MM,M.Sos.I.,MAP,
Baca Juga : Unhas Makassar dan TNI Bersinergi Dukung Nasionalisme Dalam Bingkai Persatuan dan Kesatuan
5. Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D.,
6. Prof.Dr.Hasmyati, M.Kes.,
7. Prof. Ismunandar, Ph.D.,
Baca Juga : Dies Natalis ke-69 Unhas, Mentan Amran Dorong Generasi Unggul dan Swasembada Pangan
Pemeriksaan melalui layanan Medical Check Up (MCU) berlangsung pada 15–16 Oktober 2026 di Poli MCU RS Unhas. Sebanyak enam bakal calon menjalani pemeriksaan hari ini (Kamis, 15 Oktober 2026). Sementara satu bakal calon lainnya dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, SH, M.Hum., menjelaskan bahwa pemilihan RS Unhas sebagai lokasi pemeriksaan didasarkan pada kebutuhan pelaksanaan rangkaian tes kesehatan bagi calon calon rektor. Dirinya berharap, pemeriksaan dapat memberikan informasi kesehatan yang diperlukan sebagai bagian dari proses seleksi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami merekomendasikan RS Unhas sebagai tempat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi calon rektor, karena tahapan ini membutuhkan dukungan layanan medis yang mencakup berbagai aspek kesehatan,” jelas Prof. Farida.
Direktur Utama RS Unhas, dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., Sp.M.(K), menyampaikan bahwa kepercayaan kepada RS Unhas merupakan motivasi untuk terus menjaga mutu pelayanan dan memperkuat profesionalisme tenaga kesehatan. Pemeriksaan kesehatan bagi calon rektor memerlukan koordinasi yang baik serta dukungan layanan medis yang terintegrasi agar setiap tahapan dapat berjalan secara profesional sesuai standar pelayanan yang berlaku.
RS Unhas berkomitmen mengembangkan tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi institusi pendidikan tinggi.
“Kepercayaan dari UNM merupakan bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk memastikan setiap tahapan pemeriksaan berjalan secara profesional, terkoordinasi, dan sesuai standar pelayanan,” jelas dr. Ichsan.
Rangkaian pemeriksaan kesehatan meliputi laboratorium, penyakit dalam, neurologi, telinga hidung tenggorokan (THT), radiologi, jantung, mata, ultrasonografi (USG), serta pemeriksaan urin untuk narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA). Peserta juga menjalani pemeriksaan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dan wawancara psikiatri.
Cakupan pemeriksaan tersebut meliputi berbagai bidang kesehatan, mulai dari pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostik hingga evaluasi psikologis. Pendekatan multidisiplin ini mendukung pengumpulan informasi kesehatan yang diperlukan dalam proses seleksi, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan prosedur pemeriksaan yang berlaku.