Kamis, 15 Oktober 2026 12:35
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Parepare menunjukkan pertumbuhan positif kinerja positif hingga September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

General Manager Pelindo Regional 4 Parepare, Darwis memaparkan bahwa hingga September 2026, arus penumpang tercatat sebanyak 741.759 orang atau tumbuh 18% dari 628.515 orang pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi kunjungan kapal, Pelabuhan Parepare berhasil membukukan 1.282 call hingga September 2026, meningkat 1,4% dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1.462 call. Adapun volume kapal berdasarkan ukuran bruto tercatat sebesar 6.532.902 GT atau tumbuh 1,2% dibandingkan 6.455.792 GT pada September 2025.

Baca Juga : Perkuat Kesiapan Layanan Ship-to-Ship di Nipah, Pelindo Jasa Maritim Sambut Positif Dukungan Mitra Usaha

Sementara arus peti kemas di Pelabuhan Parepare tercatat mencapai 8.254 box atau meningkat 14,9% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.183 box.

 

"Dalam satuan twenty-foot equivalent units (TEUs), arus peti kemas mencapai 9.401 TEUs, tumbuh 18,8% dari 7.911 TEUs pada periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Darwis saat melakukan pemaparan kepada sekitar 80 media dan jurnalis dari Makassar dan Parepare yang terlibat dalam kegiatan Media Port Visit ke Pelabuhan Garongkong dan Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan, yang digelar Pelindo Regional 4, Kamis (15/10/2026).

Pertumbuhan juga terlihat pada arus barang nonpetikemas yang mencapai 854.703,89 ton/m³, meningkat 15,4% dibandingkan realisasi hingga September 2025 sebesar 740.747,78 ton/m³. Capaian tersebut mencerminkan aktivitas pelabuhan yang terus bergerak positif, terutama pada arus peti kemas, barang nonpetikemas dan penumpang. Kinerja tersebut sekaligus memperlihatkan peran Pelabuhan Parepare dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan konektivitas transportasi laut di Sulsel.

Baca Juga : Perkuat Layanan Maritim Jalur Strategis Selat Malaka, Direksi & Komisaris PJM Cek Operasional STS Pulau Nipa

“Kami akan terus menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat koordinasi operasional agar kegiatan kepelabuhanan berjalan lancar serta mampu mendukung kebutuhan pengguna jasa,” jelas Darwis.

Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Deby Rahmad Wicaksono, mengatakan kegiatan Media Port Visit ini menjadi upaya memperluas pemahaman mengenai peran strategis pelabuhan dalam mendukung aktivitas logistik dan perekonomian daerah.

Keterlibatan media disebut merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang terbuka antara perusahaan dan masyarakat. Melalui kunjungan langsung ke pelabuhan, jurnalis diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai aktivitas operasional, pelayanan, serta kontribusi pelabuhan bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : Pastikan Keselamatan Pelayaran Bontang, PJM dan KSOP Evaluasi Layanan Pandu Tunda Semester I 2026

“Melalui kegiatan Media Port Visit ini, kami ingin membangun hubungan yang semakin erat dengan rekan-rekan media sekaligus membuka ruang untuk melihat secara langsung bagaimana pelabuhan dikelola dan menjalankan perannya dalam mendukung arus barang, mobilitas masyarakat, serta kegiatan ekonomi di wilayah operasional Pelindo Regional 4,” sebut Deby.

Dikatakan, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik secara akurat dan berimbang. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan dengan media menjadi salah satu aspek penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan kontribusi pelabuhan.

Pelindo Regional 4 terus mendorong penguatan layanan dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk media, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi informasi dan memperkuat kepercayaan publik. 

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Salurkan 35 Sapi Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial di Kawasan Pelabuhan

"Melalui kegiatan [Media Port Visit] ini, perusahaan berharap komunikasi yang terjalin dapat mendukung penyampaian informasi kepelabuhanan yang faktual, sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran pelabuhan dalam menggerakkan perekonomian dan konektivitas wilayah," bebernya.