Selasa, 13 Oktober 2026 17:02
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Menanggapi situasi operasional penerbangan yang terdampak kondisi

 

cuaca buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Manajemen Bandara Internasional Sultan

Hasanuddin terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan serta

Baca Juga : Penjelasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Terkait Situasi Timur Tengah dan Penerbangan Umrah

seluruh pemangku kepentingan terkait perkembangan situasi dan memastikan informasi penerbangan

 

tersampaikan secara akurat kepada masyarakat.

Berdasarkan data operasional pada Senin, 12 Oktober 2026, tercatat 7 penerbangan mengalami

Baca Juga : Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Tanam Mangrove di Desa Ampekale Maros

pembatalan dengan total 1.070 penumpang terdampak. Pembatalan tersebut melibatkan maskapai

Lion Air, Sriwijaya Air, dan Wings Air, dengan rincian sebagai berikut:

- Lion Air JT-940, rute Makassar (UPG)–Sorong (SOQ), jadwal keberangkatan pukul 02.40 WITA,

Baca Juga : Sultan Hasanuddin Airport Gelar 3x3 Competition, Dukung Bandara Sebagai Destinasi Wisata

sebanyak 189 penumpang.

- Lion Air JT-888, rute Makassar (UPG)–Ambon (AMQ), jadwal keberangkatan pukul 09.25 WITA,

sebanyak 196 penumpang.

Baca Juga : Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Hadirkan Kolaborasi Inovasi Infrastruktur Transportasi dan Arsitektur Modern

- Lion Air JT-944, rute Makassar (UPG)–Sorong (SOQ), jadwal keberangkatan pukul 11.25 WITA,

sebanyak 168 penumpang.

- Sriwijaya Air SJ-902, rute Makassar (UPG)–Sorong (SOQ), jadwal keberangkatan pukul 10.20

Baca Juga : Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan Bantuan Bibit Mangrove Program CSR

WITA, sebanyak 124 penumpang.

- Lion Air JT-896, rute Makassar (UPG)–Ternate (TTE), jadwal keberangkatan pukul 07.30 WITA,

sebanyak 168 penumpang.

- Wings Air IW-1300, rute Makassar (UPG)–Mamuju (MJU), jadwal keberangkatan pukul 17.10

WITA, sebanyak 36 penumpang.

- Lion Air JT-980, rute Makassar (UPG)–Ternate (TTE), jadwal keberangkatan pukul 15.15 WITA,

Baca Juga : Sultan Hasanuddin Airport Gelar 3x3 Competition, Dukung Bandara Sebagai Destinasi Wisata

sebanyak 189 penumpang.

Dalam penanganan penumpang terdampak, manajemen bandara berkoordinasi dengan maskapai

penerbangan untuk mendukung penyediaan langkah penanganan sesuai kondisi dan ketentuan yang

berlaku. Langkah tersebut meliputi pengembalian dana tiket (refund), penjadwalan ulang penerbangan

(reschedule), serta penyediaan area istirahat bagi penumpang yang terdampak.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menyampaikan bahwa

koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus dilakukan untuk memantau perkembangan

kondisi cuaca dan mendukung kelancaran operasional penerbangan.

Manajemen juga berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan

Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca sebagai bahan

pemantauan dan koordinasi operasional, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan

penerbangan

"Bagi calon penumpang, kami mengimbau agar selalu memantau informasi terbaru mengenai status

penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta memastikan kembali jadwal

keberangkatan sebelum menuju bandara," katanya.

BERITA TERKAIT