Rabu, 30 September 2026 22:54
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- SMA Rajawali Makassar dengan skor 26-70, sementara tim putri kalah 15-54 dari SMAN 2 Makassar.

 

Putra Lolos dari Big Eight

Perjalanan tim putra SMAN 17 menuju Fantastic Four ditentukan lewat pertandingan melawan SMAN 5 Makassar pada 23 September 2026.

Baca Juga : Raisa Nakita Callista Jadi Most Favorite Player Putri Honda DBL Sulsel 2026, SMAN 17 Tetap Punya Cerita

Laga tersebut berakhir 29-15 untuk SMAN 17. Sejak awal pertandingan, SMAN 17 mampu membangun keunggulan dan membuat SMAN 5 kesulitan mengembangkan serangan. Bahkan, Smunel tidak mampu mencetak poin pada kuarter pertama dan ketiga. 

 

Muh Guntur Cahya Ningrat menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan tersebut. Ia mencatat 12 poin dan tujuh rebound untuk membantu SMAN 17 mengamankan tiket semifinal.

Hasil itu sekaligus membawa SMAN 17 ke jajaran empat besar sektor putra bersama SMA Rajawali Makassar, SMA Zion Makassar, dan SMA Dian Harapan Makassar.

Baca Juga : SMAN 13 Bone Ukir Cerita dari Lapangan 3X3, Gelar AZA 3X3 Putri Dibawa Pulang ke Bone

Rajawali Menghentikan Langkah Sman 17

Pada semifinal yang berlangsung 24 September, SMAN 17 berhadapan dengan SMA Rajawali Makassar.

Pertandingan berjalan berat bagi SMAN 17 sejak awal. Rajawali langsung menciptakan jarak dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan 70-26. 

Baca Juga : Siti Fahrani Jadi MVP Putri Honda DBL Sulsel 2026, Lima Srikandi Masuk First Team

Rajawali tidak hanya mengandalkan satu pemain. Jovin Ho menjadi pencetak angka terbanyak dengan 15 poin, disusul Darren Audric Sumilat dengan 13 poin dan Stiven Tandungan yang mencatat 12 poin.

Di bawah ring, Muhammad Fathurrochman Syauqi juga mencatat 14 rebound. Kolektivitas tersebut membuat Rajawali mampu mengamankan tiket ke Final Party untuk menghadapi SMA Zion Makassar. 

Bagi SMAN 17, kekalahan itu sekaligus menutup perjalanan tim putra di Fantastic Four.

Baca Juga : Lima Pemain Masuk First Team Honda DBL Sulsel 2026, Zion dan Dian Harapan Dominasi Skuad Pilihan

Tim Putri Juga Berada di Empat Besar

Tidak hanya tim putra, srikandi SMAN 17 juga berhasil mencapai babak semifinal.

Perjalanan mereka berakhir ketika bertemu SMAN 2 Makassar pada 24 September. Smada menang 54-15 setelah langsung mengambil kendali sejak kuarter pertama.

Baca Juga : SMAN 1 Gowa Tembus Big Eight Honda DBL Sulsel 2026, Perjalanan Putra Berhenti di Tangan Rajawali

SMAN 2 menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 15-5. Setelah itu, jarak terus melebar hingga pertandingan berakhir. 

Salah satu faktor yang membuat SMAN 17 kesulitan adalah efektivitas serangan. Dalam pertandingan tersebut, SMAN 17 hanya mampu mengonversi enam dari 36 percobaan tembakan. SMAN 2 juga memanfaatkan 49 turnover yang dilakukan lawannya dan mengubah 36 di antaranya menjadi poin. 

Hasil 15-54 membuat perjalanan tim putri SMAN 17 berhenti di semifinal.

Dua Tim Sama-Sama Menembus Fantastic Four

Dua tiket semifinal yang berhasil diamankan SMAN 17 menjadi catatan penting dalam perjalanan sekolah tersebut pada Honda DBL Sulsel 2026.

Tim putra mencapainya setelah melewati pertandingan ketat kontra SMAN 5. Tim putri juga mampu masuk fase yang sama dan berhadapan dengan SMAN 2, salah satu finalis sektor putri.

Dengan demikian, SMAN 17 tidak hanya hadir melalui satu skuad di fase akhir. Dua tim mereka sama-sama bertahan sampai empat besar sebelum akhirnya dihentikan oleh lawan masing-masing.

Pada sektor putra, Rajawali kemudian melaju ke final dan menghadapi Zion. Di sektor putri, SMAN 2 bertemu SMAN 11 di partai puncak. 

Semangat Kompetisi di Tengah Persaingan Pelajar

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi berlangsung pada 18-25 September 2026 di GOR UMI Makassar. Selain basket lima lawan lima, rangkaian kompetisi juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance.

Astra Motor Sulawesi Selatan sebagai pendukung Honda DBL juga membawa sejumlah aktivitas di luar lapangan, mulai dari booth Honda Jagoanku, Beat Race, display sepeda motor hingga tenda servis. 

Region Head Astra Motor Sulsel Jeffry Mei Gamastra mengatakan Honda DBL menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan sejumlah nilai melalui kompetisi.

“Honda DBL menjadi ruang yang sangat baik bagi pelajar untuk menunjukkan semangat, sportivitas, kerja sama, dan kreativitas,” ujar Jeffry. 

Nilai tersebut menjadi bagian dari atmosfer kompetisi yang mempertemukan puluhan sekolah di Sulawesi Selatan.

Bagi SMAN 17 Makassar, perjalanan 2026 berakhir tanpa tiket final. Namun, sekolah tersebut menutup kompetisi dengan catatan bahwa dua timnya mampu mencapai Fantastic Four, sebuah perjalanan yang membawa nama SMAN 17 hingga fase akhir persaingan basket pelajar Sulawesi Selatan.

BERITA TERKAIT