Jumat, 18 September 2026 09:29
Pada motor matic konvensional, pemilik wajib melakukan penggantian oli mesin, oli gardan, busi, filter udara, serta pembersihan sistem CVT secara berkala. Sementara pada sepeda motor listrik Honda seperti Honda EM1 e:, ICON e:, dan CUV e:, komponen-komponen tersebut tidak ada. Pemilik tidak perlu lagi rutin datang ke bengkel hanya untuk ganti oli mesin
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM MAKASSAR — Di tengah kalkulasi masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk beralih dari sepeda motor bermesin konvensional (ICE) ke sepeda motor listrik (Electric Vehicle/EV), faktor kemudahan perawatan dan jaminan purna jual (aftersales) menjadi pertimbangan utama. Banyak calon konsumen yang masih bertanya-tanya mengenai tingkat kerumitan serta estimasi biaya perawatan rutin kendaraan listrik dibandingkan sepeda motor tipe Automatic (matic) yang selama ini populer digunakan.

 

Menjawab pertanyaan tersebut, Technical Service Manager Astra Motor (Asmo) Sulsel, Anton Prihatno, memberikan bedah teknis komprehensif mengenai perbedaan mendasar antara perawatan berkala sepeda motor listrik Honda dengan sepeda motor matic bermesin bensin.

Secara umum, Anton mengungkapkan bahwa perawatan sepeda motor listrik sebenarnya jauh lebih praktis, simpel, dan menghemat waktu karena jumlah komponen bergerak (moving parts) pada sistem penggerak listrik jauh lebih sedikit dibandingkan mesin konvensional.

Baca Juga : 45 Karyawan Sari Roti Ikuti Safety Riding Asmo Sulsel, Diingatkan Pentingnya Keselamatan di Jalan

"Pada motor matic konvensional, pemilik wajib melakukan penggantian oli mesin, oli gardan, busi, filter udara, serta pembersihan sistem CVT secara berkala. Sementara pada sepeda motor listrik Honda seperti Honda EM1 e:, ICON e:, dan CUV e:, komponen-komponen tersebut tidak ada. Pemilik tidak perlu lagi rutin datang ke bengkel hanya untuk ganti oli mesin," jelas Anton Prihatno.

 

Perbandingan Rutinitas Perawatan: EV vs Motor Matic

Untuk memberikan gambaran transparan bagi masyarakat, berikut adalah perbandingan teknis perawatan berkala antara kendaraan listrik Honda dan motor matic konvensional:

Baca Juga : Tak Sekadar Bagi Hadiah Motor, Asmo Sulsel Bawa Edukasi Safety Riding ke SMAN 5 Makassar

Penggantian Oli Mesin

Pada sepeda motor matic konvensional, pemilik wajib melakukan penggantian oli mesin secara berkala setiap 2.000 hingga 4.000 km. Sementara pada sepeda motor listrik Honda, komponen oli mesin sama sekali tidak ada, sehingga memangkas biaya rutin bulanan.

Penggantian Busi dan Filter Udara

Baca Juga : Asmo Sulsel Ingatkan Pelajar SMAN 5 Makassar, Keselamatan Berkendara Dimulai dari Kebiasaan Kecil

Motor matic memerlukan pembersihan dan penggantian busi serta filter udara secara periodik agar pembakaran tetap sempurna. Pada motor listrik Honda, sistem pembakaran fosil tidak digunakan sehingga kedua komponen ini tidak diperlukan.

Pembersihan Sistem CVT dan V-Belt

Motor matic bensin membutuhkan perawatan rutin area CVT serta penggantian V-Belt berkala agar penyaluran tenaga tetap halus. Sebaliknya, motor listrik Honda menggunakan teknologi In-Wheel Motor atau Side Drive yang tidak membutuhkan V-Belt maupun pembersihan CVT.

Baca Juga : Siswa SMAN 5 Makassar Ketiban Rezeki, Bawa Pulang Honda BeAT dari Honda DBL 2026

Sistem Pengereman dan Kondisi Ban

Kedua jenis kendaraan ini sama-sama memerlukan pemeriksaan rutin pada kondisi kehausan kampas rem, minyak rem, serta tekanan angin ban demi menjaga keselamatan berkendara.

Pemeriksaan Sistem Utama

Baca Juga : Baru Beli Motor Honda? Asmo Sulsel Bagikan Tips Merawat Mesin agar Tetap Awet

Motor matic konvensional berfokus pada kesehatan aki basah/kering dan sistem pengapian. Sedangkan pada sepeda motor listrik Honda, pemeriksaan berfokus pada diagnosa sistem elektronik serta analisis kesehatan Baterai Honda Mobile Power Pack e: (HMPP e:).

Fokus Perawatan Berkala Honda EV di Bengkel AHASS

Anton Prihatno memaparkan bahwa pemeliharaan berkala pada lini Honda EV fokus pada aspek keselamatan fisik dan keandalan sistem elektronik. Servis rutin di jaringan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) meliputi:

Pemeriksaan Kesehatan Baterai dan Software (Battery Health Check)

Menggunakan perangkat diagnostik khusus (Honda Diagnostic Tool), mekanik AHASS akan memeriksa parameter kesehatan baterai Honda Mobile Power Pack e: (HMPP e:), modul kontrol (MCU), serta melakukan pembaruan perangkat lunak (software update) jika diperlukan.

Pemeriksaan Sistem Pengereman dan Mobilisasi

Mengingat akselerasi EV yang cepat, keandalan sistem pengereman, tingkat kehausan kampas rem, serta kondisi ban menjadi prioritas pemeriksaan teknis.

Pemeriksaan Komponen Kemudi dan Suspensi

Penyetelan kekencangan baut, pelumasan bantalan kemudi, dan penyesuaian suspensi untuk memastikan kenyamanan berkendara tetap optimal.

Kesiapan Jaringan Purna Jual dan Garansi

Guna memberikan rasa aman penuh bagi pengguna di wilayah Sulselbartrabar, Asmo Sulsel telah menyiapkan jaringan bengkel AHASS yang dilengkapi dengan mekanik tersertifikasi khusus EV, area servis khusus (EV Corner), serta peralatan keselamatan kerja berstandar tinggi. Selain itu, Honda juga memberikan jaminan garansi untuk komponen utama kelistrikan dan baterai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Dengan tidak dibutuhkannya penggantian oli rutin dan sparepart mesin yang kompleks, efisiensi biaya operasional jangka panjang motor listrik Honda menjadi sangat tinggi. Ditambah dengan kesiapan jaringan AHASS di berbagai titik, konsumen di Sulselbar tidak perlu khawatir mengenai perawatan purna jual," tutup Anton Prihatno.

BERITA TERKAIT