RAKYATKU.COM MAKASSAR — Di tengah kalkulasi masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk beralih dari sepeda motor bermesin konvensional (ICE) ke sepeda motor listrik (Electric Vehicle/EV), faktor kemudahan perawatan dan jaminan purna jual (aftersales) menjadi pertimbangan utama. Banyak calon konsumen yang masih bertanya-tanya mengenai tingkat kerumitan serta estimasi biaya perawatan rutin kendaraan listrik dibandingkan sepeda motor tipe Automatic (matic) yang selama ini populer digunakan.
Menjawab pertanyaan tersebut, Technical Service Manager Astra Motor (Asmo) Sulsel, Anton Prihatno, memberikan bedah teknis komprehensif mengenai perbedaan mendasar antara perawatan berkala sepeda motor listrik Honda dengan sepeda motor matic bermesin bensin.
Secara umum, Anton mengungkapkan bahwa perawatan sepeda motor listrik sebenarnya jauh lebih praktis, simpel, dan menghemat waktu karena jumlah komponen bergerak (moving parts) pada sistem penggerak listrik jauh lebih sedikit dibandingkan mesin konvensional.
Baca Juga : Honda DBL 2026 Jadi Wadah Aksi Kreativitas Tim Dance dan Suporter Sekolah di Makassar
"Pada motor matic konvensional, pemilik wajib melakukan penggantian oli mesin, oli gardan, busi, filter udara, serta pembersihan sistem CVT secara berkala. Sementara pada sepeda motor listrik Honda seperti Honda EM1 e:, ICON e:, dan CUV e:, komponen-komponen tersebut tidak ada. Pemilik tidak perlu lagi rutin datang ke bengkel hanya untuk ganti oli mesin," jelas Anton Prihatno.
Perbandingan Rutinitas Perawatan: EV vs Motor Matic
Untuk memberikan gambaran transparan bagi masyarakat, berikut adalah perbandingan teknis perawatan berkala antara kendaraan listrik Honda dan motor matic konvensional:
Baca Juga : Antusiasme Pelajar Makassar dan Gowa Jajal Ketangguhan Honda BeAT Street di Roadshow DBL 2026
Penggantian Oli Mesin
Pada sepeda motor matic konvensional, pemilik wajib melakukan penggantian oli mesin secara berkala setiap 2.000 hingga 4.000 km. Sementara pada sepeda motor listrik Honda, komponen oli mesin sama sekali tidak ada, sehingga memangkas biaya rutin bulanan.
Penggantian Busi dan Filter Udara
Baca Juga : Wanny Dewa Sebut Karakter Motor Listrik Berbeda: Pengendara Wajib Extra Waspada dan Pahami Teknik Berkendara
Motor matic memerlukan pembersihan dan penggantian busi serta filter udara secara periodik agar pembakaran tetap sempurna. Pada motor listrik Honda, sistem pembakaran fosil tidak digunakan sehingga kedua komponen ini tidak diperlukan.
Pembersihan Sistem CVT dan V-Belt
Motor matic bensin membutuhkan perawatan rutin area CVT serta penggantian V-Belt berkala agar penyaluran tenaga tetap halus. Sebaliknya, motor listrik Honda menggunakan teknologi In-Wheel Motor atau Side Drive yang tidak membutuhkan V-Belt maupun pembersihan CVT.
Sistem Pengereman dan Kondisi Ban
Kedua jenis kendaraan ini sama-sama memerlukan pemeriksaan rutin pada kondisi kehausan kampas rem, minyak rem, serta tekanan angin ban demi menjaga keselamatan berkendara.
Pemeriksaan Sistem Utama
Baca Juga : Gebrakan Promo Asmo Sulsel: Beli Motor Listrik Honda Diskon Puluhan Juta, DP Mulai Rp200 Ribuan
Motor matic konvensional berfokus pada kesehatan aki basah/kering dan sistem pengapian. Sedangkan pada sepeda motor listrik Honda, pemeriksaan berfokus pada diagnosa sistem elektronik serta analisis kesehatan Baterai Honda Mobile Power Pack e: (HMPP e:).
Fokus Perawatan Berkala Honda EV di Bengkel AHASS
Anton Prihatno memaparkan bahwa pemeliharaan berkala pada lini Honda EV fokus pada aspek keselamatan fisik dan keandalan sistem elektronik. Servis rutin di jaringan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) meliputi:
Pemeriksaan Kesehatan Baterai dan Software (Battery Health Check)
Menggunakan perangkat diagnostik khusus (Honda Diagnostic Tool), mekanik AHASS akan memeriksa parameter kesehatan baterai Honda Mobile Power Pack e: (HMPP e:), modul kontrol (MCU), serta melakukan pembaruan perangkat lunak (software update) jika diperlukan.
Pemeriksaan Sistem Pengereman dan Mobilisasi
Mengingat akselerasi EV yang cepat, keandalan sistem pengereman, tingkat kehausan kampas rem, serta kondisi ban menjadi prioritas pemeriksaan teknis.
Pemeriksaan Komponen Kemudi dan Suspensi
Penyetelan kekencangan baut, pelumasan bantalan kemudi, dan penyesuaian suspensi untuk memastikan kenyamanan berkendara tetap optimal.
Kesiapan Jaringan Purna Jual dan Garansi
Guna memberikan rasa aman penuh bagi pengguna di wilayah Sulselbartrabar, Asmo Sulsel telah menyiapkan jaringan bengkel AHASS yang dilengkapi dengan mekanik tersertifikasi khusus EV, area servis khusus (EV Corner), serta peralatan keselamatan kerja berstandar tinggi. Selain itu, Honda juga memberikan jaminan garansi untuk komponen utama kelistrikan dan baterai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Dengan tidak dibutuhkannya penggantian oli rutin dan sparepart mesin yang kompleks, efisiensi biaya operasional jangka panjang motor listrik Honda menjadi sangat tinggi. Ditambah dengan kesiapan jaringan AHASS di berbagai titik, konsumen di Sulselbar tidak perlu khawatir mengenai perawatan purna jual," tutup Anton Prihatno.