RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan Bursa Wirausaha Unggul (BWU) Sulawesi Selatan di Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (15/9/2026).
Forum strategis ini mempertemukan pengambil kebijakan, akademisi, dan ratusan pelaku usaha untuk mempercepat hilirisasi riset, memperluas akses pembiayaan, serta memperkuat perlindungan hukum bagi ekonomi kerakyatan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan permodalan tanpa beban jaminan tambahan bagi pengusaha skala mikro.
Baca Juga : Kementerian UMKM dan Unismuh Makassar Dorong Penguatan Kewirausahaan Akademisi dan Masyarakat
"Secara aturan saya pertegas sekali lagi, untuk program KUR pinjaman Rp1 juta sampai Rp100 juta tidak boleh dimintakan agunan. Ini adalah program afirmatif bentuk keberpihakan pemerintah bersama bank penyalur untuk mempermudah pengusaha mikro," ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Selain masalah jaminan kredit, pemerintah saat ini tengah menyiapkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Ketenagakerjaan yang diselaraskan dengan RUU Gig Workers dan RUU Transportasi Online guna memberikan kepastian hukum bagi pekerja harian dan pengemudi ojek online.
Di tingkat daerah, Koperasi Desa Merah Putih disiapkan sebagai aggregator yang akan membeli produk UMKM lokal secara tunai (cash and carry). Penyaluran KUR di Sulawesi Selatan sendiri telah menembus Rp12,5 triliun untuk 189 ribu debitur, dengan 73% di antaranya mengalir ke sektor produksi.
Baca Juga : Bukan Sekadar Refreshment Jabatan: Unhas Pacu Transformasi Agresif Berbasis AI dan Rekayasa Kelembagaan
Komitmen Unhas: Dorong Inovasi Kampus Masuk Pasar
Wakil Rektor V Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Unhas, Prof. Dr. Amir Ilyas, S.H., M.H., menyambut baik penguatan kolaborasi ini. Pihaknya menegaskan bahwa kampus tidak lagi hanya berfokus pada melahirkan lulusan atau publikasi ilmiah yang berhenti di atas kertas.
Transformasi Bisnis Kampus: Unhas kini mengarahkan hasil riset, skripsi, tesis, hingga disertasi agar berkembang menjadi unit usaha produktif berbasis inovasi yang siap bersaing di pasar.
Baca Juga : Luruskan Miskomunikasi, Unhas Pastikan Mahasiswa Difabel Dapat Kebijakan Hunian Khusus Selama Renovasi
Pengembangan Science Techno Park (STP): Berkolaborasi dengan Bappenas, Unhas menyiapkan fasilitas STP untuk mengakselerasi hilirisasi produk unggulan kampus bersama pelaku UMKM lokal.
Penyederhanaan Perizinan: Unhas menyoroti kendala administratif, seperti proses perizinan BPOM yang berbelit-belit, agar mendapat kemudahan jembatan regulasi sehingga produk hasil inovasi cepat beredar.
Ecosystem Building: Mendorong sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, lembaga pembiayaan, dan komunitas pengusaha untuk membantu UMKM Sulsel naik kelas.
Baca Juga : Dekan Fakultas Peternakan Unhas Apresiasi Kepemimpinan Prof. JJ yang Inspiratif
Inkubasi Berbasis Komoditas dan Literasi Keuangan
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, M. Riza Damanik, melaporkan bahwa pelaksanaan BWU di Unhas merupakan bagian dari rangkaian program sepanjang tahun 2026 yang sebelumnya telah sukses digelar di Universitas Udayana Bali, 19 perguruan tinggi di Jakarta, dan Universitas Sumatera Utara (USU).
Inkubasi Sistematis: BWU bukan sekadar ajang seremonial, melainkan puncak dari inkubasi terstruktur selama 3 hingga 6 bulan yang melibatkan 30 lembaga inkubator dan 200 tenan.
Baca Juga : Menteri UMKM Komitmen Ciptakan Ekosistem Kemitraan Ojek Online dan UMKM
Hilirisasi & Teknologi Terapan: Program inkubasi berhasil menumbuhkan berbagai inovasi, mulai dari smart aquaculture budidaya udang terintegrasi, platform e-commerce produk kelautan, EduTech, hingga hilirisasi komoditas unggulan lokal seperti rumput laut, kemiri, sagu, dan pinang.
Kesiapan Modal & Literasi Finansial: Bekerja sama dengan InnoTech, 5 lembaga pembiayaan (Bank Sulselbar, Bank Mandiri, BRI, BSI, Pegadaian), serta lembaga penjamin (Askrindo dan Jamkrindo), sebanyak 414 UMKM lolos kurasi dari 600+ pendaftar. Para peserta dibekali manajemen keuangan dan penyusunan proposal usaha terstruktur.
Rangkaian kegiatan BWU di Baruga AP Pettarani Unhas ini dipadati oleh sekitar 1.000 peserta yang mengikuti business pitching tenan terpilih, business matching, inspirational talk, sosialisasi perizinan, hingga pelaksanaan akad massal KUR.
TAG
- #Bursa Wirausaha Unggul 2026
- #Unhas Makassar
- #Maman Abdurrahman
- #Amir Ilyas Unhas
- #Riza Damanik UMKM
- #KUR Tanpa Agunan
- #Science Techno Park Unhas
- #UMKM Sulawesi Selatan.