Rabu, 09 September 2026 17:52
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membekali mahasiswa baru Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian sosial, serta mampu mengambil peran dalam pembangunan kota.

 

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri PKKMB Marowa Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa bertajuk “Akselerasi: Melaju Menuju Indonesia Depan” di Kampus Universitas Bosowa, Rabu (9/09/2026). 

Munafri mengatakan, kehadiran sekitar 5.000 mahasiswa baru turut menambah dinamika Kota Makassar sebagai kota terbesar di kawasan timur Indonesia sekaligus pintu gerbang Indonesia Timur. 

Baca Juga : Appi Instruksikan Bantuan Air Bersih Disalurkan Setiap Hari ke Rumah Warga

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk terus memastikan mampu menyediakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.

 

“Makassar hari ini penduduknya 1,4 juta jiwa dan menjadi kota terbesar di bagian timur Indonesia. Banyak peluang dan harapan yang menggantungkan masyarakat di kota ini, termasuk anak-anak muda yang datang untuk menuntut ilmu,” katanya. 

Ia mengajak mahasiswa menjadi bagian dari pembangunan Kota Makassar melalui pikiran-pikiran kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Mahasiswa, kata dia, memiliki posisi strategis sebagai penyambung aspirasi masyarakat sekaligus kontrol sosial terhadap pemerintah.

Baca Juga : Pengembang Perumahan Serahkan PSU ke Pemerintah Kota Makassar

“Makassar membutuhkan semangat anak muda untuk berkolaborasi. Kami membutuhkan pikiran-pikiran kritis dari anak muda untuk memastikan pembangunan kota berjalan maksimal,” ujarnya.

Munafri juga membuka ruang kolaborasi antara Pemkot Makassar dengan perguruan tinggi, termasuk melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dapat melibatkan mahasiswa dalam berbagai program pembangunan di wilayah Kota Makassar.

Selain itu, memberikan pembekalan, Munafri juga memperkenalkan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai ruang bagi anak muda untuk mengembangkan keterampilan, bakat, dan kreativitas, termasuk mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. Ia mengatakan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis.

Baca Juga : Wali Kota Appi Lantik Pejabat Fungsional, Ada Instruksi Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa

Di tengah perkembangan digitalisasi pemerintahan, Munafri ikut memperkenalkan dan mengajak mahasiswa memanfaatkan Lontara Plus, super apps Pemkot Makassar yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform. 

Munafri menjelaskan Mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk memperoleh informasi maupun melaporkan permasalahan yang ditemukan di wilayah kota. 

Lebih jauh lagi, Munafri juga menitipkan pesan penting mengenai kepedulian terhadap lingkungan. Ia meminta siswa yang baru datang ke Makassar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membiasakan pengelolaan sampah dimulai dari tempat tinggal, termasuk rumah maupun kos.

Baca Juga : Sebanyak 7.505 Rumah Akan Terima Retribusi Sampah Gratis dan 93 Bedah Rumah di Mariso

“Mulai hari ini, mahasiswa baru yang datang di Kota Makassar, jangan membuang sampah sembarangan. Sampah harus dikelola, tidak hanya di kampus, tetapi juga di tempat kalian berdomisili,” tegasnya. 

Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama untuk mewariskan Kota Makassar yang sehat, bersih, dan indah kepada generasi berikutnya.

Di hadapan mahasiswa baru, Munafri menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan karakter dan akhlak harus berjalan beriringan dengan pendidikan akademik.

Baca Juga : Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Appi Tinjau Calon TPU di Maros

“Kami butuh pelajar yang cerdas, pintar, tapi juga punya akhlak, akhlakul karimah,” tegasnya.

Munafri pun mengapresiasi Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa yang terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Ia berharap para mahasiswa baru dapat tumbuh menjadi generasi yang kompeten sekaligus memiliki tanggung jawab sosial.

“Selamat datang di Kota Makassar. Insya Allah kota ini akan menjadi kota yang nyaman sebagai tempat menuntut ilmu dan melanjutkan cita-cita dan harapan yang besar,” tutupnya.

BERITA TERKAIT