RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, merespons cepat keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik secara bergilir yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kota Parepare.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Respons tersebut ditunjukkan dengan menggelar pertemuan bersama pihak PLN ULP Mattirotasi, para camat, serta Direktur PAM Tirta Karajae untuk membahas kondisi kelistrikan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Pertemuan berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Kota Parepare, Rabu (2/9/2026).
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Tasming Hamid menjelaskan, pemadaman bergilir tersebut terjadi akibat adanya pekerjaan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan di PLTU Jeneponto.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Kondisi itu berdampak terhadap sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Parepare.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN ULP Mattirotasi. Informasinya bahwa ada pemeliharaan jaringan listrik di PLTU Jeneponto, dampaknya memang ke seluruh wilayah di Sulawesi Selatan termasuk kita di Parepare," ucap Tasming.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Ia berharap masyarakat tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa sembari pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
"Kita sudah dengar tadi dari pihak PLN bahwa secepatnya pemadaman bergilir ini segera terselesaikan. Kita tentu berharap kepada masyarakat agar tetap tenang menyikapi kondisi ini dan menjalankan aktivitas seperti biasanya. Karena bukan kali ini saja tapi hampir setiap tahun terjadi dan dapat diselesaikan," tandas mantan anggota DPRD dua periode itu.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Tasming juga meminta PLN segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat penanganan persoalan kelistrikan sehingga kondisi di lapangan dapat kembali normal.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Sementara itu, Manager ULP Mattirotasi, Adryani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi pemadaman listrik yang telah berlangsung sekitar tiga hari di wilayah Kota Parepare.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Menurutnya, pemadaman bergilir dilakukan sebagai bentuk pengaturan beban selama berlangsungnya pemeliharaan salah satu infrastruktur kelistrikan di PLTU Jeneponto.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
"Jadi penyebab dari pemadaman bergilir ini adalah adanya kegiatan pemeliharaan salah satu infrastruktur kelistrikan di PLTU Jeneponto. Kami sedang melakukan kegiatan pemeliharaan berkala. Maka dari itu kami dari Parepare melakukan pengaturan beban dalam rangka menghindari dampak yang lebih meluas," jelas Adryani.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Ia menyebut pekerjaan pemeliharaan tersebut diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026. Namun, PLN berupaya agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
"Estimasi pekerjaan pemeliharaan ini berlangsung sekitar sampai tanggal 5 September nanti, namun kami upayakan tim kami berusaha maksimal bisa selesai lebih cepat. Jadi kami harap dukungan, doa dari masyarakat," ujarnya.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Adryani sekaligus menepis isu yang menyebut pemadaman listrik terjadi akibat kurangnya debit air di PAM Tirta Karajae.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
"Jadi tidak benar isu-isu diakibatkan oleh kurangnya debit air di PAM Tirta Karajae. Tapi ini murni karena adanya pemeliharaan infrastruktur di PLTU Jeneponto," tandasnya. (*)