Rabu, 26 Agustus 2026 21:29
(kiri ke kanan) Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, serta SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, saat menghadiri konferensi pers BATIC 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8).
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, NUSA DUA — Telin, operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada bisnis internasional, kembali menggelar Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 pada 24–28 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

 

Memasuki perhelatan ke-11, BATIC 2026 mengusung tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress”. Ajang ini mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan yang berasal dari 67 negara untuk membahas adopsi Artificial Intelligence (AI), konektivitas global, cloud, serta infrastruktur digital bawah laut.

Panggung Kolaborasi Ekonomi Digital Asia Pasifik

Baca Juga : Dorong Transformasi Digital dan Pemanfaatan AI, CEO Kalla Translog Raih Industry Marketing Champion 2026

Di tengah pesatnya investasi digital di kawasan Asia Pasifik, konferensi ini berevolusi dari sekadar forum telekomunikasi menjadi platform strategis lintas industri yang mempertemukan regulator, hyperscaler, investor, hingga penyedia teknologi global.

 

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fondasi utama dalam menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“TelkomGroup memiliki peran strategis dalam memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Pasifik. Di tengah pesatnya investasi AI dan digital, Indonesia memiliki potensi luar biasa sebagai salah satu pasar paling prospektif. BATIC 2026 hadir sebagai panggung kolaborasi untuk membangun ekosistem tersebut,” ujar Dian.

Baca Juga : Sinyal Pulih 100?lam 3 Hari, TelkomGroup Tuntaskan Pemulihan Jaringan dan Salurkan Bantuan Gempa NTT

Sementara itu, Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menyoroti pentingnya keandalan kabel laut internasional guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan bandwidth dan data center berbasis AI. Langkah ini mempertegas fokus TelkomGroup pada segmen bisnis B2B di tingkat regional maupun global melalui keahlian Telin.

Peluncuran ignitePRO: Hadirkan Solusi Autonomous AI

Sebagai terobosan baru pada perhelatan tahun ini, BATIC menghadirkan ignitePRO, sebuah executive conference yang mengusung tema “The Enabled Enterprise”. Forum ini khusus memfasilitasi para pemimpin bisnis dan teknologi untuk mengeksplorasi implementasi Autonomous AI, keamanan siber (trust & security), serta tata kelola infrastruktur digital enterprise.

Baca Juga : Perkuat Kepemimpinan Digital Masa Depan, Telkom Sabet Penghargaan Lestari Award 2026

Chief Executive Officer (CEO) Telin, Abdul Rahman Ansyori, menjelaskan bahwa kehadiran ignitePRO menjawab dinamika kebutuhan industri modern.

"Tahun ini, lewat hadirnya ignitePRO, kami ingin memfasilitasi kebutuhan enterprise akan adopsi Autonomous AI dan sistem digital terpercaya. Kami optimistis BATIC 2026 dapat mendorong kolaborasi, membuka peluang bisnis baru, dan memberikan nilai tambah nyata bagi ekosistem digital," ungkap Ansyori.

Perhelatan tahun ini juga mencatatkan engagement berkualitas tinggi dengan menghasilkan lebih dari 4.200 agenda business meeting. Melalui capaian ini, Telin bersama TelkomGroup sukses memperkuat infrastruktur jaringan globalnya yang mencakup 429.167 kilometer sistem kabel bawah laut sekaligus memposisikan Indonesia sebagai hub digital utama kawasan Asia Pasifik.