Rabu, 19 Agustus 2026 17:04
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Dr. Andi Zulkifly Nanda. (Dok Rakyatku)
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Pemkot Makassar melaksanakan job fit bagi seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkup Pemkot Makassar. Job fit akan dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai hari ini, Rabu 19 Agustus.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Dr. Andi Zulkifly Nanda, mengatakan job fit ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja Kepala SKPD/OPD dan mengoptimalkan pelaksanaan program-program prioritas Wali Kota.

"Dijadwalkan tiga hari dimulai hari ini. Kita upayakan selesai dalam 2 hari," kata Andi Zulkifly.

Baca Juga : Paskibraka Kota Makassar tahun 2026 Dapat Uang Tunai dan Studi Wisata ke Bali

Sekda menyebut, job fit ini diikuti oleh 40 orang peserta dari total 42 SKPD/Eselon 2, di mana 2 posisi saat ini kosong.

 

"Harusnya 42 tapi kan ada dua yang kosong yaitu Asisten 1 dan Dinas Tenaga Kerja," tambahnya.

Sementara itu, Tim panitia seleksi (Pansel) yang terlibat dalam job fit terdiri dari 7 orang anggota. Tim pansel terdiri dari unsur internal dan sejumlah akademisi serta pejabat berpengalaman. Mereka antara lain Sekretaris Daerah Kota Makassar, Prof. Batara, Andi Hudli Huduri, Prof. Amir, Prof. Idris, Prof. Aswanto, Prof. Marwan, serta Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Pemkot Makassar Rancang Digitalisasi Retribusi Pembayaran Sampah

"Masing-masing peserta diwawancarai oleh tim yang berisi 3 orang pansel (rata-rata 1 orang pansel memegang 15–17 peserta," tambahnya.

Andi Zulkifly menyebut salah satu pansel (Prof. Batara) sempat izin di hari pertama, namun akan hadir pada hari berikutnya untuk menyelesaikan sesi wawancara.

Dalam job fit ini pansel menelusuri rekam jejak peserta dari sisi administrasi, termasuk jenjang jabatan, pengalaman kerja, dan pangkat. Dimana nantinya, pansel akan menyusun laporan yang memuat hasil penilaian dan rekomendasi. Setiap anggota pansel memberikan nilai serta catatan terhadap peserta.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Pimpin Penurunan Bendera HUT RI ke-81 dengan Balutan Pakaian Adat Bugis

"Nanti ada laporan penilaian untuk diserahkan kepada Wali Kota," sebutnya.