RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Sejumlah ketua klub dan tokoh pemerhati cabang olahraga sepatu roda Sulawesi Selatan menggelar pertemuan khusus di Kampung Kuliner Pettarani, Makassar, pada Selasa (4/8/2026). Pertemuan ini membahas arah perkembangan serta berbagai kendala manajerial yang tengah dihadapi organisasi sepatu roda di tingkat daerah.
Salah satu poin utama yang mencuat dalam diskusi tersebut adalah lambatnya proses pengukuhan struktur kepengurusan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Sulawesi Selatan.
Ketua Terpilih Porserosi Kota Makassar, Zico Andi Lolo, menilai kondisi vakum ini membutuhkan intervensi dan langkah tegas dari Pengurus Besar (PB) Porserosi di tingkat pusat. Menurutnya, ketegasan PB Porserosi sangat diperlukan agar kejelasan organisasi di Sulsel segera memiliki kepastian hukum dan operasional.
Baca Juga : Rayakan Hari Jadi Ke-15, Padivalley Golf Club Gelar Turnamen Akbar 'Infinity Journey' dan Upgrade Fasilitas
Selain kejelasan struktur, pembinaan atlet berprestasi juga menjadi sorotan tajam. Ketua Klub Fariz serta Pemilik Klub CRC Rusdi menekankan bahwa sosok calon Ketua Porserosi Sulsel mendatang harus memiliki komitmen tinggi dan perhatian nyata terhadap atlet.
"Pengurus nantinya harus lebih proaktif dalam menjalankan roda organisasi. Keberhasilan dan prestasi para atlet sangat bergantung pada keaktifan para pengurusnya," tegas Rusdi.
Sementara itu, Firman Setiawan selaku inisiator pertemuan sekaligus pemerhati sepatu roda berharap forum ini melahirkan rekomendasi positif bagi kemajuan olahraga di Sulsel. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk turun tangan dan berkontribusi langsung dalam membina serta mengembangkan potensi atlet sepatu roda di masa depan.