RAKYATKU. COM, JAKARTA – Perkembangan teknologi wearable memasuki babak baru. Smartwatch kini tidak lagi hanya berfungsi mencatat langkah kaki, detak jantung, atau jumlah kalori yang terbakar, tetapi mulai bertransformasi menjadi perangkat yang mampu menerjemahkan data kesehatan menjadi rekomendasi yang lebih personal.
Melihat tren tersebut, Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Galaxy Watch Ultra2, smartwatch premium terbaru yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI), fitur kesehatan preventif, serta kemampuan mendukung aktivitas outdoor ekstrem seperti trail running, hiking hingga diving.
MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Tipe Sultan, mengatakan aktivitas luar ruang tidak hanya membutuhkan kondisi fisik yang prima, tetapi juga pemahaman terhadap kesiapan tubuh sebelum, selama, dan setelah beraktivitas.
Baca Juga : Telkomsel Kantongi Spektrum Terbesar, Siap Percepat 5G dan Perkuat Pengalaman Digital Indonesia
Menurutnya, smartwatch masa kini harus mampu menghadirkan insight, bukan sekadar menampilkan angka.
"Melalui Galaxy Watch Ultra2, kami menghadirkan pengalaman kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health yang membantu pengguna memahami kesiapan tubuh, menjaga performa, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat," ujarnya.
Pendekatan tersebut menjadi pembeda Galaxy Watch Ultra2 dibanding perangkat wearable konvensional. Samsung memanfaatkan AI melalui Samsung Health untuk mengolah berbagai data biometrik menjadi informasi yang lebih mudah dipahami sehingga pengguna dapat menentukan kapan tubuh siap beraktivitas, kapan harus mengurangi intensitas latihan, maupun kapan waktu terbaik untuk beristirahat.
Baca Juga : Batam Resmi Jadi Gerbang Digital Baru, TelkomGroup Hadirkan Kabel Bawah Laut NCC untuk Cloud dan AI
Untuk pecinta trail running, Galaxy Watch Ultra2 menghadirkan mode Trail Run yang mampu menampilkan rute, profil elevasi, estimasi waktu tempuh hingga progres pendakian secara real time. Fitur tersebut dipadukan dengan Nutrition Alert dan Sweat Loss yang membantu memperkirakan kebutuhan hidrasi selama aktivitas berlangsung.
Samsung juga meningkatkan performa perangkat melalui baterai berkapasitas 800 mAh yang diklaim bertahan lebih lama dibanding generasi sebelumnya. Dukungan chipset Snapdragon Wear Elite membuat navigasi antarfitur menjadi lebih cepat, sementara layar dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits memastikan informasi tetap mudah dibaca meski berada di bawah sinar matahari langsung.
Tak hanya di darat, Galaxy Watch Ultra2 juga dirancang untuk aktivitas bawah laut. Melalui kolaborasi dengan Mares, smartwatch ini mampu memantau kedalaman, durasi penyelaman, hingga suhu air secara real time. Perangkat tersebut juga telah mengantongi sertifikasi IP69K, 10 ATM, serta EN13319 yang memang diperuntukkan bagi perangkat penyelaman.
Di sektor kesehatan, Samsung menghadirkan sederet fitur baru berbasis AI seperti Daily Cardio Load untuk memantau beban latihan, Fitness Index guna mengukur perkembangan kebugaran, Vitals yang menganalisis kondisi tubuh saat tidur, hingga Heart Health Score yang memberikan ringkasan kondisi kardiovaskular beserta rekomendasi gaya hidup yang lebih personal.
Dengan pendekatan tersebut, Galaxy Watch Ultra2 tidak lagi hanya menjadi perangkat pelengkap smartphone, tetapi berkembang menjadi pendamping kesehatan yang mampu membantu pengguna mengambil keputusan berdasarkan kondisi tubuh secara aktual.
Samsung membuka masa pre-order Galaxy Watch Ultra2 mulai 22 Juli hingga 13 Agustus 2026. Perangkat ini dipasarkan dengan harga Rp10.499.000 dan disertai berbagai penawaran seperti cicilan mulai Rp150 ribuan per bulan, bonus Metal Band, program trade-in, cashback, serta langganan Strava gratis selama 60 hari.