Selasa, 21 Juli 2026 20:15
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Ketua KIMA Shooting Club (KIMA-SC), Multazan Haseng melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Universitas Teknologi Akbar Makassar (UNITAMA).

 

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Muhammad Akil, selaku Ketua Yayasan UNITAMA Makassar. Silaturrahmi ini sebagai wujud komitmen membangun kolaborasi antara dunia pendidikan dan pembinaan olahraga.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peluang kerja sama yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi generasi muda, kalangan mahasiswa, serta para karyawan di Kawasan Industri Makassar.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Hormati Keputusan Panitia Pusat Terkait Seleksi Paskibraka dan Dorong Aspirasi Disampaikan Secara Resmi

Pada kesempatan tersebut, Multazan Haseng mengajak para dosen, mahasiswa, serta masyarakat yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga menembak untuk bergabung bersama KIMA Shooting Club. 

 

"Saat ini, KIMA-SC telah memperoleh dukungan fasilitas latihan berupa Lapangan Tembak dengan pembinaan langsung dari YONKAV 10/Mendagiri sehingga para anggota dapat berlatih secara terarah, aman, dan profesional," kata Multazan.

Selain menjadi wadah pembinaan prestasi olahraga, KIMA Shooting Club juga diharapkan mampu membentuk karakter anggota yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional pada Ajang National Governance Awards

Sementara itu, Muhammad Akil menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap sinergi antara UNITAMA Makassar dan KIMA Shooting Club dapat berkembang menjadi program kerja sama jangka panjang yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ia juga memperkenalkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dimiliki UNITAMA Makassar. Program ini memberikan kesempatan kepada para karyawan, khususnya lulusan SMA/sederajat yang telah memiliki pengalaman kerja, untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan masa studi yang lebih efisien, yaitu sekitar dua tahun, didukung biaya pendidikan yang kompetitif serta sistem perkuliahan yang fleksibel.

Melalui program tersebut, diharapkan para karyawan di wilayah Kawasan Industri Makassar dapat meningkatkan kompetensi dan memperoleh gelar sarjana, khususnya pada bidang Teknik Komputer, tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan mereka.

Baca Juga : Kasus Pelecehan di Lingkungan Kampus Mencuat, Pemprov Sulsel Tegaskan Komitmen Perlindungan

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi strategis antara dunia pendidikan tinggi dan organisasi olahraga, dengan harapan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi bagi kemajuan Kota Makassar dan Indonesia.

"Sinergi antara pendidikan dan olahraga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun SDM yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ungkapnya.