Jumat, 17 Juli 2026 14:34
Ranu Harapan Islamic School (RHIS) melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an 2026 di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Jumat (17/7/2026).
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Komitmen mewujudkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan unggul kembali ditegaskan Ranu Harapan Islamic School (RHIS) melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an 2026 di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Jumat (17/7/2026). Tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap para penghafal Al-Qur'an sekaligus penegasan bahwa pendidikan karakter dan nilai-nilai Islam menjadi fondasi utama yang dibangun RHIS.

 

Sebanyak 176 murid mengikuti prosesi wisuda tahfidz yang berlangsung khidmat dan penuh haru. Para wisudawan menerima apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur'an yang telah mereka raih setelah melalui proses pembinaan secara intensif di lingkungan sekolah.

Puncak acara terjadi saat Pembina Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim, memberikan hadiah umrah kepada wisudawan terbaik, Duta Palaloi Wiradharma, yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an. Duta menjadi satu-satunya murid RHIS angkatan tahun ini yang sukses menyelesaikan hafalan Al-Qur'an secara penuh.

Baca Juga : Satu Keluarga Percayakan Empat Anak di Ranu Harapan Islamic School, Bukti Kepercayaan pada Pendidikan Qurani

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi luar biasa tersebut, Muhammad Ramli Rahim menghadiahkan paket umrah kepada Duta beserta kedua orang tuanya. Pengumuman itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari ratusan tamu undangan yang memadati ballroom. Suasana berubah semakin emosional ketika kedua orang tua Duta tak mampu menyembunyikan air mata haru dan syukur atas pencapaian putranya.

 

Muhammad Ramli Rahim menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Yayasan Ranu Prima dalam memuliakan para penjaga Al-Qur'an sekaligus membangun budaya apresiasi terhadap prestasi keislaman di lingkungan sekolah.

"Ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus penghargaan kepada anak-anak yang telah bersungguh-sungguh menghafal Al-Qur'an. Semoga hadiah ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus istiqamah menjaga hafalannya serta menginspirasi generasi lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur'an," ujarnya.

Baca Juga : Menitipkan Masa Depan pada Al-Qur'an, Kisah Nurhayati Percayakan Pendidikan Anak di Ranu Harapan Islamic School

Menurut Ramli, keberhasilan seorang anak menghafal Al-Qur'an bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi investasi peradaban. Karena itu, RHIS terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter Islami melalui pembiasaan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai lahirnya para hafidz dan hafidzah sejak usia sekolah menjadi bagian dari ikhtiar melahirkan generasi masa depan yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, dan akhlak yang kuat di tengah berbagai tantangan zaman.

Tak hanya memberikan apresiasi kepada hafidz 30 juz, Yayasan Ranu Prima juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan Islam dengan menggelar Wisuda Tahfidz di hotel berbintang tanpa membebankan biaya kepada orang tua murid. Langkah tersebut menjadi wujud komitmen yayasan dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta didik sekaligus bentuk penghormatan atas perjuangan mereka menghafal Al-Qur'an.

Baca Juga : Honda Dekatkan New Vario Evo 160 ke Generasi Muda, Astra Motor Sulsel Gelar Public Exhibition di 7 Kota

Rangkaian wisuda berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri keluarga, guru, dan tamu undangan yang memberikan doa serta dukungan kepada seluruh wisudawan. Setiap murid menerima penghargaan sesuai capaian hafalan yang berhasil diraih selama mengikuti program tahfidz di RHIS.

Melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz 2026, Ranu Harapan Islamic School kembali menegaskan visinya untuk mewujudkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan unggul. Sekolah berharap para lulusan tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur'an, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan, sehingga kelak tumbuh menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.