Senin, 13 Juli 2026 22:32
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau kondisi distribusi air bersih di kawasan Kerung-Kerung, Kecamatan Makassar, Senin (13/7/2026). Lokasi ini beberapa waktu terakhir menjadi salah satu titik keluhan warga akibat pasokan air PDAM menjadi aspirasi warga.

 

Menurut Munafri, pengecekan secara langsung penting dilakukan agar pemerintah tidak hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi mengetahui kondisi riil yang dialami masyarakat.

"Karena itu, saya kesini ingin memastikan sendiri apakah setelah dilakukan pembenahan oleh direksi PDAM, air benar-benar sudah mengalir ke rumah-rumah warga," kata Munafri.

Baca Juga : Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Appi Pantau MPLS di SD-SMP

Pemantauan tersebut, menjadi bagian dari Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Sehingga, di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia memilih turun langsung menyusuri lorong-lorong permukiman di kawasan Kerung-Kerung (lorong 12), Kecamatan Makassar.

Tujuannya, guna memastikan persoalan krisis air bersih yang dikeluhkan warga di musim kemarau panjang, mendapat solusi.

Baca Juga : Appi Minta Seluruh OPD Tinggalkan Cara Konvensional, Digitalisasi Pemkot Makassar Harus Berdampak Nyata

Pada kesempatan ini, Munafri mendatangi rumah-rumah warga. Bahkan, ia meminta izin kepada pemilik rumah untuk masuk, memastikan secara langsung apakah air PDAM benar-benar mengalir di keran warga atau masih mengalami gangguan.

Dia menjelaskan, persoalan distribusi air di kawasan tersebut telah menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar. Berbagai langkah teknis telah dilakukan oleh Perumda Air Minum, mulai dari pembenahan jaringan distribusi hingga penguatan sistem pelayanan agar suplai air kembali normal.

"Hari ini saya melihat langsung hasilnya. Alhamdulillah air sudah mengalir. Ini yang ingin kita pastikan, bahwa setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti sampai benar-benar selesai, bukan hanya sebatas laporan," ujarnya.

Baca Juga : Appi dan Melinda Sambut Istri Wapres RI di Festival "Satu Kota 1000 Rasa" di Makassar

Sebelumnya, pihak Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan perbaikan di lokasi krisis air bersih di Jalan Kerung-Kerung, beberapa hari lalu, menyusul keluhan warga yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Pihak PDAM melakukan langkah antisipasi melalui injeksi air ke jaringan distribusi, pengiriman mobil tangki, hingga pembenahan sistem suplai untuk mengatasi gangguan pasokan yang berdampak pada sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga (KK).

Kepala Wilayah (Kawil) IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Fitria Gasim, mengatakan kondisi tersebut dipicu menurunnya debit air baku yang masuk ke wilayah pelayanan dalam kota. 

Baca Juga : Dekranasda Makassar Perkuat Kolaborasi Majukan Industri Kriya dan UMKM

Bulan lalu, debit air yang diterima hanya berkisar 200 liter per detik, jauh di bawah kebutuhan normal yang idealnya mencapai 400 hingga 550 liter per detik.

"Kalau suplai air yang masuk bisa mencapai 400 sampai 550 liter per detik, maka masyarakat bisa menikmati air bersih secara maksimal. Namun karena debitnya tidak stabil, maka wilayah seperti Kerung-Kerung ikut terdampak," ujarnya.

Ia menjelaskan, Perumda Air Minum Kota Makassar sudah melakukan langkah percepatan solusi jangka panjang. 

Baca Juga : Perwakilan Kota Makassar Juara Umum O2SN Tingkat Provinsi Sulsel 2026, Borong 11 Medali Emas

Fitria mengungkapkan, Perumda Air Minum Kota Makassar juga menyiapkan dua solusi utama untuk memperkuat distribusi air ke wilayah utara dan kawasan terdampak lainnya. 

Pertama, sudah dilakukan perbaikan intake dan pompa pada sistem pengelolaan pipa yang dikelola pihak ketiga, PT Teraya, yang telah rampung

Selain itu, Perumda Air Minum juga mulai melakukan penyambungan pipa baru dari jalur CPJ dan Somba Opu menuju wilayah utara sebagai alternatif distribusi tambahan.

"Proses pengerjaan selesai masyarakat dapat kembali menikmati suplai air yang lebih stabil," tambahnya. 

BERITA TERKAIT