Jumat, 03 Juli 2026 17:10
safety riding Asmo Sulsel menyasar sekitar 40 mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Bosowa (Unibos) Makassar pada Jumat (3/7/2026).
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) selaku main dealer sepeda motor Honda di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon, terus konsisten menanamkan nilai-nilai keselamatan di jalan raya kepada generasi muda.

 

Komitmen ini diwujudkan lewat gelaran edukasi safety riding yang menyasar sekitar 40 mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Bosowa (Unibos) Makassar pada Jumat (3/7/2026). Melalui agenda ini, Asmo Sulsel berupaya membentuk pola pikir berkendara yang aman dan bertanggung jawab sejak dini.

Sentuhan Instruktur Wanita Pertama dalam Memandu Teknik Dasar

Baca Juga : Gandeng KOADS, GMTD Gelar Pelatihan Aksesori Kreatif Bernilai Ekonomis bagi Ibu dengan Anak Down Syndrome

Agenda interaktif ini dinakhodai langsung oleh Restu Wahdini, yang akrab disapa Dini. Ia merupakan instruktur safety riding perempuan pertama yang dimiliki oleh Asmo Sulsel. Dalam pemaparannya, Dini mengupas tuntas materi seputar teknik dasar mengemudikan roda dua secara aman, pemetaan faktor pemicu kecelakaan lalu lintas, urgensi menjaga konsentrasi, hingga metode preventif guna mereduksi fatalitas risiko di jalan raya.

 

Dini menekankan bahwa perlindungan diri yang ideal bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mutlak. Kelengkapan berkendara standar seperti helm, jaket, celana panjang, sepatu, hingga sarung tangan merupakan benteng pertahanan utama bagi fisik pengendara.

Selain proteksi tubuh, para mahasiswa juga diajak untuk membudayakan prosedur pemeriksaan mandiri (safety check) terhadap kondisi fisik sepeda motor sebelum melakukan perjalanan.

Baca Juga : Astra Motor Sulsel Gelar Roadshow Tematik di Belasan Kafe Lintas Provinsi

Tak kalah krusial, aspek etika dan moralitas di ruang publik turut menjadi sorotan. Menurut Dini, kecakapan memutar tuas gas harus diimbangi dengan kepatuhan total pada rambu lalu lintas, disiplin menjaga jarak aman antar-kendaraan, serta sikap saling menghormati hak sesama pengguna jalan.

"Keselamatan berkendara bukan hanya tentang bagaimana kita mengendarai sepeda motor, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan diri sebelum berkendara. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik melalui safety check, serta selalu patuhi aturan lalu lintas dan jaga jarak aman dengan pengguna jalan lainnya. Kebiasaan-kebiasaan sederhana inilah yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan," papar Dini.

Sasar Generasi Muda dengan Mobilitas Tinggi

Baca Juga : Satukan 350 Bikers di Makassar, Astra Motor Sulsel Sukses Gelar Vario Street Nation 2026

Mengingat kelompok mahasiswa memiliki intensitas pergerakan harian yang sangat tinggi di perkotaan, intervensi edukasi dinilai menjadi langkah yang sangat tepat. Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, menegaskan bahwa perluasan program safety riding ke ranah akademis akan terus menjadi pilar prioritas perusahaan dalam mengikis angka kecelakaan daerah.

"Generasi muda merupakan kelompok yang memiliki mobilitas tinggi sehingga penting untuk terus diberikan pemahaman mengenai keselamatan berkendara. Melalui kegiatan edukasi seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya memahami teknik berkendara yang benar, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas setiap kali berada di jalan," ungkap Yusticia.

Lewat integrasi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan perilaku (attitude) berkendara yang baik ini, Asmo Sulsel berharap semangat jargon #Cari_Aman dapat bertransformasi menjadi gaya hidup yang melekat erat di sanubari civitas akademika maupun elemen masyarakat Makassar secara luas.