Kamis, 02 Juli 2026 13:10
Editor : Editor

RAKYATKU.COM--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Grand City Hall, Jalan Balai Kota, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026) malam.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Kegiatan yang diikuti para wali kota dari seluruh Indonesia itu secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

 

Rakernas APEKSI menjadi forum penting bagi pemerintah kota untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan arah pembangunan, serta merumuskan berbagai strategi menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menilai Rakernas XVIII APEKSI bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis yang memberikan kesempatan bagi kepala daerah untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat sinergi, serta membangun kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Menurut Tasming, berbagai isu strategis yang dihadapi pemerintah kota dibahas secara komprehensif dalam forum tersebut, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital pemerintahan, penguatan ketahanan kota, hingga strategi pengembangan ekonomi daerah.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

"Berbagai isu strategis perkotaan dibahas bersama melalui forum Rakernas APEKSI ini, mulai dari peningkatan pelayanan publik hingga penguatan ketahanan kota," ujar Tasming Hamid.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi

Tasming menegaskan, keberadaan APEKSI memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas pemerintah kota agar mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif sekaligus responsif terhadap perkembangan zaman.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Menurutnya, kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

"Jadi kehadiran kami kepala daerah dalam Rakernas APEKSI ini bukan sekadar memenuhi acara tahunan, tapi tentu menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota," katanya.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Tasming juga mengungkapkan bahwa forum tersebut menjadi kesempatan bagi setiap daerah untuk mempelajari berbagai inovasi yang telah berhasil diterapkan di kota lain.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

"Kami juga belajar dalam hal transformasi digital pemerintahan, pengembangan ekonomi daerah, hingga penguatan kolaborasi antarwilayah dalam mendukung program pembangunan nasional," tambahnya.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam sambutannya mengajak seluruh kepala daerah agar terus menghadirkan inovasi dan tidak lagi bergantung pada pola pembangunan konvensional.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Menurutnya, pemerintah kota kini menjadi motor utama transformasi pembangunan nasional melalui berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kapasitas fiskal daerah.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

"Hari ini saya melihat dengan bangga dan optimistis bagaimana kota-kota saat ini menjadi transformer, menjadi survivor dengan berbagai macam inisiatif kepemimpinan," ujar Bima Arya.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Ia menegaskan bahwa praktik-praktik terbaik pembangunan tidak harus selalu dicari hingga ke luar negeri. Banyak pemerintah daerah di Indonesia yang telah berhasil menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakatnya masing-masing.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Karena itu, Bima Arya mendorong seluruh kepala daerah mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan sejumlah kota.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

"Saya merekomendasikan Bapak-Ibu mempelajari dengan detail berbagai inovasi yang dilakukan daerah-daerah seperti Kota Malang dan Kota Pekanbaru," katanya.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Selain itu, Wamendagri juga mendorong pemerintah kota untuk tidak hanya mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi mulai memanfaatkan berbagai skema pendanaan alternatif seperti Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Menurutnya, skema tersebut terbukti mampu mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Beberapa daerah seperti Semarang, Samarinda, dan Madiun disebut telah berhasil memanfaatkan KPBU dalam mendukung percepatan pembangunan.

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Dalam arahannya, Bima Arya turut menekankan pentingnya membangun city branding yang kuat sebagai upaya meningkatkan daya saing daerah. (*)

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual

Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station

 

Ia menjelaskan bahwa city branding bukan sekadar slogan, melainkan cerminan identitas kota yang dibangun berdasarkan sejarah, potensi, kondisi saat ini, serta visi besar yang ingin diwujudkan di masa mendatang. (*)

Penulis : Hasrul Nawir

BERITA TERKAIT