RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Momentum kelulusan akademik di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) kali ini tampil beda. Tidak sekadar menjadi panggung selebrasi seremonial bagi para wisudawan, perhelatan Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (20/6) di Balai Sidang Muktamar ini turut mengusung misi besar penegasan komitmen tata kelola kampus yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara ekologis.
Rangkaian sakral prosesi akademik ini dipastikan semakin berbobot dengan kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. Selain didaulat untuk menyampaikan orasi ilmiah di hadapan ribuan sivitas akademika, Prof. Fauzan dijadwalkan membuka secara resmi pengoperasian Bank Sampah Sustainable Waste Solutions Center (SWSC) Unismuh Makassar.
Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menegaskan bahwa kehadiran pucuk pimpinan kementerian ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus wujud nyata dari perhatian pemerintah terhadap akselerasi mutu, inovasi, dan nilai tawar pendidikan tinggi di Kawasan Timur Indonesia.
Baca Juga : Peserta Jalan Sehat Milad Unismuh Tembus 3.000 Orang, Panitia Optimistis Capai 4.000 Peserta
Meluluskan 1.411 SDM Unggul dan Akuntabilitas Publik
Dari sisi capaian akademik, Ketua Panitia Wisuda, Prof. Munirah, merincikan bahwa Wisuda Ke-88 ini meluluskan sebanyak 1.411 orang yang berasal dari sembilan fakultas serta program pascasarjana. Dari keseluruhan populasi kelulusan tersebut, komposisi wisudawan terdiri atas 366 lulusan laki-laki dan didominasi oleh 1.045 lulusan perempuan.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mencatatkan jumlah lulusan terbesar yakni 404 orang, disusul oleh Fakultas Agama Islam (FAI) 280 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 255 orang, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) 153 orang. Adapun fakultas lainnya meliputi Pascasarjana (101), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (99), Fakultas Pertanian (68), Fakultas Teknik (48), dan Fakultas Hukum (3).
Prof. Munirah memaparkan bahwa wisuda ini merupakan indikator akuntabilitas dan bentuk pertanggungjawaban universitas kepada publik setelah berhasil menempa para mahasiswa melalui penguatan karakter, sains, dan moralitas agar siap berkontribusi konkret bagi peradaban masyarakat.
Manifestasi Kampus Hijau Melalui Formula Ekonomi Sirkular
Sisi menarik dari gelaran wisuda edisi kali ini bertumpu pada pergerakan paradigma institusi yang dikemas dalam kerangka besar I-GIFt (Integrated, Green, Islamic, and Futuristic). Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr. Ihyani Malik, menerangkan bahwa pilar Green diwujudkan melalui aksi riil, bukan sekadar slogan di atas kertas.
Baca Juga : IKA Unismuh Makassar Mantapkan Konsolidasi Alumni, Prof Andi Sukri Nahkodai Periode 2025–2030
Melalui payung hukum Surat Keputusan Rektor Nomor 494 Tahun 2025, SWSC telah didirikan sebagai lembaga resmi pengelola regulasi limbah domestik kampus. Langkah ini dioperasikan melalui serangkaian program terpadu, mulai dari pemilahan sampah dari hulu (sumbernya), pengolahan sampah organik menggunakan metode komposter dan budidaya maggot, reduksi pemakaian plastik sekali pakai, hingga rekayasa produk anorganik menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.
"Bank Sampah ini bukan sekadar tempat menampung sampah. Ia adalah instrumen edukasi, perubahan budaya, dan penguatan tata kelola lingkungan kampus. Kita ingin warga kampus terbiasa memilah, mengumpulkan, menimbang, mencatat, dan melihat sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai," ungkap Dr. Ihyani Malik.
Ekosistem berkelanjutan ini bahkan telah berhasil menstimulasi lahirnya produk-produk kreatif berbasis ekonomi sirkular komunitas, seperti pembuatan sabun dan lilin komersial berbahan baku minyak jelantah, hingga kreasi tas unik memanfaatkan limbah botol plastik. Rumah Kompos dan Bank Sampah SWSC kini sekaligus berfungsi ganda sebagai laboratorium pembelajaran praktis bagi mahasiswa.
Baca Juga : Unismuh Makassar Salurkan Beasiswa Rp3,8 Miliar, Ribuan Siswa Saksikan Peluncuran PMB 2026/2027
Melalui integrasi apik antara pelepasan lulusan baru dan peresmian infrastruktur SWSC oleh Wamendiktisaintek, Unismuh Makassar kian memantapkan posisinya sebagai perguruan tinggi visioner yang adaptif merancang solusi nyata atas problematika krisis lingkungan global.