Jumat, 12 Juni 2026 21:29
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada pengembangan kompetensi, penelitian, serta sosialisasi terkait fungsi, tugas, dan kewenangan LPS.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU. COM, MAKASSAR — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada pengembangan kompetensi, penelitian, serta sosialisasi terkait fungsi, tugas, dan kewenangan LPS.

 

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Ruslin, di Arsjad Rasjid Lecture Theatre Unhas, Makassar.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan sektor jasa keuangan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong riset yang relevan dengan kebutuhan industri keuangan, serta memperluas literasi keuangan di masyarakat.

Baca Juga : Pegadaian Makassar Sukses Daratkan Aplikasi ‘Tring!’ Lewat Event Tring It Up

Farid Azhar Nasution menegaskan bahwa sinergi antara regulator dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pengetahuan yang mampu mendukung stabilitas sistem keuangan nasional.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi sivitas akademika, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi dan penelitian yang berkontribusi terhadap pengembangan sektor keuangan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong lahirnya riset dan inovasi yang relevan bagi penguatan sistem keuangan nasional,” ujar Farid dalam kegiatan yang berlangsung Jumat (12/6/2026).

Baca Juga : IKA Unhas Matangkan Fondasi Organisasi, Pemilihan Ketua Secara Langsung Jadi Arah Baru

Sementara itu, Muhammad Ruslin menyambut positif kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya Unhas dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

Menurutnya, kolaborasi dengan LPS akan memperkuat kapasitas akademik mahasiswa sekaligus memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai dinamika ekonomi dan sektor jasa keuangan.

Unhas terus berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga : LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan, Sinyal Kepercayaan terhadap Kondisi Perbankan Nasional

Literasi Keuangan Jadi Bekal Generasi Muda

Sebagai bagian dari implementasi awal kerja sama, Farid juga memberikan kuliah umum bertajuk “Kesadaran Finansial: Fondasi Integritas dan Kemandirian Generasi Muda.”

Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya literasi keuangan di era digital yang ditandai dengan semakin mudahnya akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan berbasis teknologi.

Baca Juga : Kalla Lines Tambah Armada, Perkuat Rantai Logistik Maritim untuk Dukung Pertumbuhan Industri di Kawasan Timur Indonesia

Menurut Farid, tingginya penggunaan smartphone memberikan kemudahan dalam bertransaksi dan mengakses layanan keuangan. Namun, tanpa pemahaman yang memadai, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko masyarakat terjebak dalam berbagai persoalan finansial.

Ia mengingatkan mahasiswa untuk mulai membangun kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin sejak dini, termasuk memahami pentingnya perencanaan keuangan, pengendalian diri, serta kemampuan mengambil keputusan finansial secara bijak.

“Kesadaran finansial bukan hanya tentang bagaimana mengelola uang, tetapi juga membangun karakter, integritas, serta kemampuan menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” jelasnya.

Baca Juga : Lion Group Jadikan Makassar Gerbang Strategis Indonesia Timur, BookCabin Travel Fair 2026 Bidik Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi

Dukungan LPS untuk Pendidikan

Komitmen LPS terhadap pengembangan pendidikan juga diwujudkan melalui program Beasiswa Utama LPS yang telah diberikan kepada mahasiswa Unhas sejak 2024.

Program tersebut terus berkembang setiap tahun dengan jumlah penerima yang meningkat, mencakup mahasiswa dari berbagai fakultas seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, hingga Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Melalui kerja sama ini, LPS berharap dapat memperluas dampak program edukasi dan pengembangan kompetensi yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Selain memperkuat literasi keuangan, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki integritas, wawasan ekonomi yang kuat, serta pemahaman yang baik mengenai pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

BERITA TERKAIT