Jumat, 29 Mei 2026 18:04
Bookcabin travel fair 2026 di Mal Ratu Indah Makassar dibanjiri pengunjung
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Lion Group resmi membuka BookCabin Travel Fair 2026 di Mall Ratu Indah, Kamis, 29 Mei 2026. Makassar dipilih sebagai kota pembuka dari rangkaian travel fair nasional yang selanjutnya akan digelar di Jakarta, Surabaya, dan Medan.

 

Pemilihan Makassar bukan sekadar pertimbangan pasar, tetapi bagian dari strategi memperkuat posisi kota tersebut sebagai simpul utama konektivitas penerbangan dan pergerakan ekonomi di Indonesia Timur.

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan Makassar memiliki peran vital dalam jaringan penerbangan nasional, terutama sebagai hub penghubung kawasan timur Indonesia.

Baca Juga : Telkomsel Ubah Makassar Half Marathon Jadi Event Sportainment Berbasis Teknologi

“Makassar merupakan salah satu hub terbesar Lion Group di Indonesia Timur. Kota ini menjadi pintu masuk utama bagi mobilitas masyarakat, distribusi ekonomi, hingga konektivitas bisnis antarwilayah,” ujarnya di sela pembukaan acara.

 

Menurut Danang, pertumbuhan mobilitas masyarakat pascapandemi menunjukkan perubahan signifikan. Perjalanan udara kini tidak hanya didominasi kebutuhan wisata, tetapi juga aktivitas bisnis, pendidikan, kesehatan, hingga pergerakan industri strategis.

Ia mencontohkan meningkatnya konektivitas menuju kawasan industri seperti Morowali yang kini semakin mudah dijangkau melalui transit Makassar. Kondisi tersebut dinilai memperkuat posisi Makassar sebagai kota transit sekaligus pusat distribusi ekonomi kawasan timur.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 110 Sapi dan 50 Kambing Kurban di Momentum Iduladha

“Makassar hari ini bukan hanya kota tujuan, tetapi titik penghubung penting berbagai aktivitas ekonomi di Indonesia Timur,” katanya.

Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

Lion Group menilai momentum penyelenggaraan BookCabin Travel Fair 2026 sangat strategis karena bertepatan dengan musim libur sekolah, long weekend, hingga meningkatnya kebutuhan perjalanan keluarga dan wisata domestik.

Baca Juga : PKS Makassar Jadikan Kurban sebagai Gerakan Pelayanan Sosial dan Penguatan Kepedulian Masyarakat

Selain mendorong peningkatan penjualan tiket, event ini juga diproyeksikan memberikan multiplier effect terhadap ekonomi lokal, mulai dari sektor ritel, kuliner, perhotelan, hingga pusat hiburan.

Aktivitas pengunjung di pusat perbelanjaan diperkirakan meningkat selama pelaksanaan travel fair berlangsung. Dampaknya tidak hanya dirasakan industri penerbangan, tetapi juga pelaku usaha lokal yang bergantung pada mobilitas masyarakat.

Data internal Lion Group menunjukkan rute penerbangan dari Makassar terus tumbuh dinamis. Jakarta masih menjadi destinasi paling diminati, disusul Surabaya, Denpasar, Kendari, dan Ambon.

Baca Juga : Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 Diproyeksikan Gerakkan Ekonomi hingga Ratusan Miliar Rupiah

Lion Group juga mengisyaratkan rencana pengembangan rute internasional baru, termasuk pembukaan penerbangan langsung menuju Kuala Lumpur sebagai bagian dari ekspansi konektivitas regional.

Strategi Stimulus untuk Menjaga Daya Beli

Di tengah tantangan ekonomi dan fluktuasi biaya perjalanan, Lion Group mencoba menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai stimulus dalam BookCabin Travel Fair 2026.

Baca Juga : Beasiswa Kalla 2026 Dibuka, Mahasiswa Indonesia Timur Berpeluang Dapat Bantuan UKT hingga Semester 8

Program tersebut meliputi flash sale tiket penerbangan, diskon khusus, grand prize tiket gratis setiap hari, hingga program double Cabin Point yang dapat digunakan untuk transaksi berikutnya.

Skema cashback poin diberikan berdasarkan nilai transaksi, yakni 250 ribu Cabin Point untuk transaksi minimal Rp1,25 juta, 500 ribu Cabin Point untuk transaksi Rp2,5 juta, serta 1 juta Cabin Point untuk pembelian di atas Rp5 juta.

Strategi tersebut dinilai menjadi upaya perusahaan menjaga momentum pertumbuhan industri penerbangan domestik sekaligus mendorong masyarakat tetap aktif melakukan perjalanan di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas.

Salah satu pengunjung, Selvi, mengaku sengaja datang bersama suaminya untuk memanfaatkan promo perjalanan yang ditawarkan selama travel fair berlangsung.

“Kami memang sedang mencari waktu liburan keluarga. Jadi kesempatan seperti ini sangat membantu untuk mendapatkan tiket dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Danang berharap BookCabin Travel Fair tidak hanya menjadi agenda promosi tiket penerbangan, tetapi juga mampu memperkuat budaya bepergian masyarakat sekaligus mendukung kebangkitan sektor pariwisata nasional.

“Harapannya kegiatan ini bisa memberi kemudahan masyarakat untuk bepergian dan berlibur, terutama di momentum libur panjang seperti sekarang,” tutupnya.

BERITA TERKAIT