RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan perkotaan, menjaga hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat menjadi tantangan tersendiri. Namun, momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai berbeda oleh PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD). Tidak sekadar menjalankan agenda seremonial tahunan, perusahaan pengembang kawasan terpadu itu menjadikan penyaluran hewan kurban sebagai simbol penguatan solidaritas sosial dan keberlanjutan hubungan dengan warga sekitar.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), GMTD menyalurkan lima ekor kambing kurban kepada lima masjid di kawasan Tanjung Bunga, Makassar, yakni Masjid Nurul Iman, Masjid Jami’ Baiturrahman, Masjid Al Bilal, Masjid Nur Ilham, dan Masjid Nurul Insyaf. Hewan kurban tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah tersebut.
Di balik penyaluran itu, terdapat pesan yang lebih besar dari sekadar pembagian bantuan. GMTD ingin menunjukkan bahwa pembangunan kawasan modern tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan properti, tetapi juga dari kemampuan membangun rasa kebersamaan dan kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Baca Juga : Bukit Baruga dan Bugis Waterpark Rayakan Harmoni Perjalanan, Tegaskan Semangat Kolaborasi dan Inovasi
Prosesi penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis pada Senin (25/5/2026) dan dihadiri jajaran manajemen perusahaan, mulai dari Head of Estate Management Wahyudin, Head of Project Totok Isdianto, Operations Department Head Dian R. Winarno hingga Corporate Communication & CSR Manager Anggraini.
COO GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keikhlasan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang bagaimana nilai berbagi dan kebersamaan terus hidup dalam kehidupan sosial masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan harmonis yang selama ini terjalin baik antara GMTD dan warga sekitar kawasan Tanjung Bunga,” ujarnya.
Baca Juga : realme C100 Series Hadir di Makassar, Bawa Standar Baru Smartphone Tahan Banting dengan Baterai 8000mAh
Langkah GMTD dinilai menjadi refleksi penting bahwa perusahaan memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan sosial di tengah perkembangan kota. Terlebih, kawasan Tanjung Bunga selama ini berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Makassar dengan aktivitas ekonomi dan hunian yang terus meningkat.
Konsistensi perusahaan dalam menjalankan kegiatan sosial dan keagamaan juga mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengurus masjid setempat. Kehadiran perusahaan dinilai tidak hanya membawa dampak pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas di lingkungan warga.
Sebagai pengembang kawasan yang telah tumbuh lebih dari dua dekade di Makassar, GMTD menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata melalui berbagai program sosial kemasyarakatan yang berkelanjutan. Program kurban ini juga menjadi bagian dari implementasi Pilar Sejahtera dalam kerangka “Lippo Untuk Indonesia PASTI” yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan solidaritas sosial.
Baca Juga : Dikepung Merek Baru, Kalla Toyota Masih Kuasai 36 Persen Pasar Sulawesi
Di tengah dinamika pembangunan perkotaan modern, pendekatan seperti ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah kawasan tidak hanya ditentukan oleh megahnya infrastruktur, melainkan juga oleh kuatnya hubungan kemanusiaan yang tumbuh di dalamnya.