Kamis, 07 Mei 2026 16:50
Sebagai jaringan dealer resmi kendaraan listrik BYD dan Denza di Indonesia, Haka Auto menempatkan pengalaman konsumen sebagai prioritas utama, tidak hanya saat proses pembelian kendaraan, tetapi juga sepanjang masa kepemilikan kendaraan listrik.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, JAKARTA — Haka Auto memperkuat standar penanganan keluhan konsumen di seluruh jaringan dealer sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan purna jual kendaraan listrik di Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap masukan pelanggan dapat ditangani secara lebih cepat, terstruktur, dan konsisten di berbagai kota operasional.

 

Sebagai jaringan dealer resmi kendaraan listrik BYD dan Denza di Indonesia, Haka Auto menempatkan pengalaman konsumen sebagai prioritas utama, tidak hanya saat proses pembelian kendaraan, tetapi juga sepanjang masa kepemilikan kendaraan listrik.

Customer Experience Manager Haka Auto, Aulia Intan Ayomi, mengatakan penguatan sistem penanganan keluhan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun hubungan berkelanjutan dengan pelanggan.

Baca Juga : Maruarar Sirait Resmi Pimpin PIKI 2026–2031, Arah Baru Organisasi Cendekiawan Menguat

“Kami memandang setiap suara pelanggan sebagai sumber insight strategis untuk mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Dengan memahami konteks secara komprehensif, tim kami dapat menghadirkan solusi yang lebih tepat sasaran serta memberikan nilai tambah yang relevan bagi konsumen,” ujar Ayomi.

 

Implementasi standar layanan tersebut mencakup penguatan koordinasi terintegrasi di seluruh jaringan sales dan aftersales, penyelarasan alur komunikasi dengan konsumen, hingga optimalisasi monitoring terhadap setiap kasus secara berkelanjutan. Melalui sistem tersebut, Haka Auto menargetkan terciptanya layanan yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Penguatan layanan purna jual ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Menurut Haka Auto, keberhasilan industri kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga layanan aftersales yang konsisten dan terpercaya.

Baca Juga : Kinerja Tumbuh di Tengah Kompetisi Ketat, Bluebird Raup Rp1,45 Triliun di Awal 2026

Di sisi lain, Haka Auto juga terus memperluas jaringan dealer di berbagai kota strategis. Hingga 2026, perusahaan telah mengoperasikan 15 outlet BYD dan dua outlet Denza di Indonesia, termasuk di Makassar melalui BYD Haka Karebosi.

Pada semester pertama 2026, Haka Auto berencana meresmikan sejumlah dealer baru di Bandung, Semarang, Surabaya, hingga beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi. Ekspansi tersebut dilakukan untuk memperluas akses layanan penjualan dan purna jual kendaraan listrik agar semakin dekat dengan konsumen.

Melalui kombinasi penguatan layanan dan ekspansi jaringan, Haka Auto menargetkan dapat menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman, praktis, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.