Senin, 04 Mei 2026 19:38
Editor : Usman Pala

RAKYATKU COM, WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo terus memperkuat tata kelola data sebagai fondasi pembangunan daerah. Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan perancangan dan sosialisasi Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wajo.

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tempe, Senin (4/5/2026), dihadiri Kepala BPS Wajo Andi Asia Hasan Basri, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Andi Musdalifah, Camat Tempe Aldi Muliadi, serta para lurah, kepala desa, dan agen statistik BPS Wajo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, mengatakan Program Desa Cantik merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia. Melalui program ini, pemerintah mendorong peningkatan kualitas data di tingkat desa dan kelurahan agar lebih terstandar dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga : Wabup Wajo Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026

“Di era digital, data menjadi elemen yang sangat penting. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan BPS untuk meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya dalam pengelolaan data statistik,” kata Armayani.

 

Ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan hingga desa dan agen statistik, dalam menyukseskan program tersebut. Menurut dia, kolaborasi yang kuat akan menghasilkan data yang akurat dan dapat dipercaya sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Di Kabupaten Wajo, Program Desa/Kelurahan Cantik telah berjalan sejak 2022 dan terus menunjukkan perkembangan. Pada 2026, program ini difokuskan di tiga wilayah, yakni Kelurahan Bulupabbulu, Kelurahan Mattirotappare, dan Kelurahan Wiringpalannae.

Baca Juga : DLH Wajo Wajibkan Pegawai Gunakan Tumbler, Tekan Sampah Plastik

Melalui program ini, desa dan kelurahan diharapkan tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek pembangunan berbasis data. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk memperkuat sistem statistik sektoral yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Wajo bersama BPS berharap kolaborasi yang terjalin dapat semakin solid dalam mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

Penulis : Abd Rasyid. MS