RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Kalla Translog memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek kemanusiaan dan pelestarian lingkungan. Salah satu inisiatif utamanya adalah kegiatan donor darah rutin yang dikombinasikan dengan distribusi bibit pohon kepada masyarakat.
Program yang dilaksanakan setiap tiga bulan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang terukur, sekaligus mendukung kebutuhan layanan kesehatan di Sulawesi Selatan.
Dukung Ketahanan Layanan Kesehatan
Baca Juga : DPRD Makassar Bongkar Anomali Parkir: Sewa Rp100 Ribu/Bulan Disorot, Potensi PAD Diduga Bocor
Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah Kalla Translog secara konsisten mampu mengumpulkan hingga 100 kantong darah setiap periode. Capaian ini berkontribusi langsung terhadap ketersediaan stok darah di wilayah Sulawesi Selatan, yang masih menjadi tantangan dalam layanan kesehatan.
Kepala Seksi Teknis Pelayanan Donor dan Pasien UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Sulsel, dr. Erviana Aprilia Rasak, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam mendukung kebutuhan tersebut.
“Kami melihat antusiasme tinggi dari karyawan maupun masyarakat. Program ini sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah dan meningkatkan kesadaran donor di masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Kalla Institute Bongkar Strategi Tembus Beasiswa, Tekankan Mindset dan Perencanaan Karier Sejak Dini
Integrasi Aspek Lingkungan dalam Program Sosial
Berbeda dari program donor darah pada umumnya, Kalla Translog mengintegrasikan pendekatan green initiative dengan membagikan bibit pohon kepada setiap pendonor.
Pada pelaksanaan terakhir, sebanyak 110 bibit pohon—mulai dari mangga, alpukat, durian, rambutan, hingga kelengkeng—didistribusikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus edukasi lingkungan.
Baca Juga : Masuk 900 Besar, Unhas Kini Bidik 500 Dunia dengan Strategi Agresif
Langkah ini mencerminkan pendekatan ESG yang tidak hanya fokus pada aspek sosial, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan pengurangan jejak karbon jangka panjang.
Strategi ESG sebagai Nilai Tambah Bisnis
People Senior Manager Kalla Translog, Anidya Pramita Sari, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan.
Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem UMKM di Luwu Raya, Dorong Adopsi Teknologi dan Kewirausahaan Modern
“Setiap tetes darah memiliki arti penting bagi sesama. Di sisi lain, melalui pembagian bibit pohon, kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan. Ini adalah kontribusi yang manfaatnya bisa dirasakan saat ini dan di masa depan,” jelasnya.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa implementasi ESG tidak hanya berdampak pada reputasi perusahaan, tetapi juga memperkuat engagement dengan masyarakat serta stakeholder.
Dorong Model Bisnis Berkelanjutan
Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem Komunitas dan Edukasi Safety Riding, Dongkrak Loyalitas Konsumen Honda
Kalla Translog yang memiliki jaringan layanan di wilayah Sulawesi, Kalimantan, hingga Jawa, terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya.
Program seperti donor darah dan penghijauan ini menjadi contoh bagaimana perusahaan logistik dapat berkontribusi di luar core business, sekaligus memperkuat posisi sebagai entitas yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
Ke depan, model integrasi sosial dan lingkungan dalam satu program diproyeksikan menjadi tren dalam praktik ESG, seiring meningkatnya tuntutan terhadap perusahaan untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga dampak.
TAG
- #Kalla Translog
- #ESG
- #Donor Darah
- #lingkungan
- #csr
- #makassar
- #Sulawesi Selatan
- #Kesehatan
- #sustainability
- #Perusahaan
- #sosial
- #green
- #Indonesia