Sabtu, 25 April 2026 15:57
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperkuat strategi edukasi keselamatan berkendara melalui pendekatan berbasis perilaku (behavioral approach) lewat program “Zen on Wheels”, yang mengintegrasikan aspek teknis berkendara dengan kesiapan mental pengendara.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperkuat strategi edukasi keselamatan berkendara melalui pendekatan berbasis perilaku (behavioral approach) lewat program “Zen on Wheels”, yang mengintegrasikan aspek teknis berkendara dengan kesiapan mental pengendara.

 

Program ini mencerminkan pergeseran pendekatan dalam kampanye keselamatan, dari sekadar edukasi teknis menuju pembentukan mindset dan kesadaran berkendara, seiring tingginya angka kecelakaan yang kerap dipicu faktor human error.

Safety Riding Berbasis Mindset dan Awareness

Baca Juga : Haka Auto Bidik 40 Dealer BYD, Sulawesi Disiapkan Jadi Motor Pertumbuhan Kendaraan Listrik Nasional

Berbeda dari metode konvensional, “Zen on Wheels” menekankan pentingnya pengendalian emosi, fokus, dan kesadaran situasional sebagai faktor utama dalam menekan risiko kecelakaan di jalan.

 

Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menjelaskan bahwa pendekatan ini menjadi inovasi dalam edukasi keselamatan.

“Kami ingin mengubah cara pandang bahwa keselamatan tidak hanya soal skill, tetapi juga bagaimana pengendara mampu mengelola emosi dan tetap fokus. Ini menjadi fondasi penting dalam berkendara yang aman,” ujarnya.

Baca Juga : Terima Anugerah Marga "THO" dari PSMTI Sulsel, AM Putranto Perkuat Persaudaraan Lintas Budaya

Pendekatan ini dinilai relevan, khususnya bagi pengendara urban yang menghadapi tekanan lalu lintas tinggi dan kondisi jalan yang dinamis.

Kolaborasi Multi-Stakeholder Perkuat Edukasi

Dalam implementasinya, Asmo Sulsel menggandeng berbagai pihak, termasuk kepolisian. Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKBP Siska Dwimarita Susanti, menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tetap menjadi pilar utama keselamatan.

Baca Juga : Tren Belanja Hemat Meningkat, INFORMA Pettarani Gelar Promo Beli 1 Gratis 1

Selain itu, instruktur safety riding Wanny memberikan pembekalan teknis terkait perlengkapan berkendara dan teknik dasar yang aman, mulai dari penggunaan helm standar hingga strategi berkendara defensif.

“Kesadaran diri menjadi kunci. Ketika pengendara mampu tetap tenang dan fokus, potensi kecelakaan bisa ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Integrasi Wellness dalam Industri Otomotif

Baca Juga : Unismuh Makassar dan Bapas Kelas I Makassar Bersinergi Siapkan Implementasi Pidana Kerja Sosial di Era KUHP Baru

Salah satu diferensiasi utama program ini adalah integrasi konsep wellness melalui sesi yoga dan teknik pernapasan yang dipandu instruktur profesional. Pendekatan ini memperkuat korelasi antara kondisi fisik–mental dengan performa berkendara.

Langkah ini sekaligus mencerminkan tren baru di industri otomotif, di mana aspek kesehatan mental dan kenyamanan pengguna mulai menjadi bagian dari ekosistem keselamatan.

Perkuat Brand Trust dan Loyalitas Konsumen

Baca Juga : Asmo Sulsel Edukasi Orang Tua SMAN 20 Gowa, Ajak Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara #Cari_Aman

Dari perspektif bisnis, program edukasi seperti “Zen on Wheels” menjadi bagian dari strategi Astra Motor dalam membangun brand trust dan loyalitas konsumen jangka panjang.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, menyebut bahwa edukasi menyeluruh menjadi investasi penting bagi perusahaan.

“Kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih relevan dan aplikatif. Tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membentuk pola pikir pengendara agar lebih sadar dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Edukasi Jadi Pilar Ekosistem Berkelanjutan

Dengan melibatkan sekitar 50 pengendara wanita, program ini juga menargetkan segmen pengguna yang terus berkembang di pasar otomotif. Pendekatan inklusif ini memperkuat peran edukasi sebagai bagian dari ekosistem keselamatan yang berkelanjutan.

Di tengah pertumbuhan populasi kendaraan bermotor, pendekatan berbasis perilaku dan kesadaran seperti ini dinilai menjadi kunci dalam menciptakan budaya berkendara yang lebih aman di Indonesia.

BERITA TERKAIT