Minggu, 26 April 2026 09:19
Editor : Editor

RAKYATKU.COM,PAREPARE--Pemerintah Kota Parepare kembali menggelar aksi pembersihan drainase di sejumlah titik, salah satunya di kawasan Jalan Andi Cammi, sebagai langkah nyata sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Melalui instansi terkait, Dinas Kebersihan, Damkar, dan PUPR, timl turun langsung ke dalam saluran drainase untuk mengeruk sedimen dan mengangkat tumpukan sampah, khususnya plastik, yang menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

 

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid pun turun langsung meninjau lokasi dan melihat kondisi drainase.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Baca Juga : Parepare Raih Terbaik I Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka yang mendampingi Wali kota, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam merespons kondisi genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Menurutnya, penumpukan sampah plastik di saluran drainase menjadi salah satu faktor utama terjadinya genangan bahkan banjir di beberapa titik kota. 

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Oleh karena itu, upaya pembersihan ini juga diharapkan menjadi pembelajaran langsung bagi masyarakat.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Baca Juga : Tudang Laongruma di Bacukiki, Tasming Hamid Tekankan Pentingnya Musyawarah Petani

"Ini instruksi bapak wali kota untuk menindaklanjuti kondisi genangan pasca hujan lebat. Salah satu penyebabnya adalah sampah plastik yang menumpuk di drainase," jelas Hamka, Minggu (26/4/2026).

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Hamka menegaskan, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga fungsi drainase agar tetap optimal. Tanpa kesadaran bersama, upaya pemerintah tidak akan berjalan maksimal.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Pemerintah Kota Parepare pun mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. 

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Menurut Hamka, edukasi ini dinilai penting agar masyarakat memahami bahwa kebiasaan kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dapat mencegah dampak besar seperti banjir.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

"Buanglah sampah pada tempatnya. Ini tanggung jawab bersama demi kenyamanan dan keselamatan lingkungan kita," pungkasnya.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Dia menambahkan, pemkot Parepare berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat, sehingga permasalahan genangan air dapat diminimalisir dan lingkungan kota tetap bersih serta sehat. (*)

Penulis : Hasrul Nawir

BERITA TERKAIT