RAKYATKU.COM, GOWA – Bupati Gowa, Husnia Talenrang, memimpin langsung Acara Senam Rabu Sehat sekaligus Rabu Bersepeda pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan dimulai dengan bersepeda sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gowa pukul 07.40 WITA menuju kantor bupati.
Dalam keterangannya, Husnia menyebut bahwa gerakan bersepeda ini merupakan program mendukung hemat energi yang disampaikan Presiden dan telah disampaikan melalui surat edaran di Gowa. Namun, tidak semua ASN diwajibkan bersepeda karena ada yang jarak rumah ke kantor cukup jauh, sehingga diprioritaskan bagi yang memungkinkan.
"Kita beri contoh ke masyarakat agar jadi kebiasaan, bukan hanya program hemat energi tapi kita terbiasa hidup sehat. Bisa ajak masyarakat sosialisasi, ternyata naik sepeda bisa lebih akrab satu sama lain, mampir sebentar," kata Husnia
Baca Juga : Pemkab Gowa Berangkatkan Tiga Pelajar Terbaik ke Universitas Sampoerna
Husniah berharap jajaran Pemda Gowa tetap semangat untuk wujudkan pembangunan di Gowa dan berikan pengabdian kepada masyarakat.
"Dengan bersepeda, saya ingin lebih dekat dengan ASN dengan masyarakat dan kita semua, sehingga silaturahmi terus terjalin," tambah Husnia.
Sebagai kepala daerah Husniah mengajak seluruh ASN untuk melaksanakan program-program dan memberikan contoh kepada masyarakat Kabupaten Gowa, sebagaimana diharapkan pemerintah daerah dan khususnya Presiden selaku pemerintah pusat.
Baca Juga : Bupati Gowa Canangkan Gerakan Ayo Bersepeda
"Gerakan Ayo Bersepeda ini kita mulai laksanakan, kita launching hari ini. Pertama, pemerintah daerah berharap seluruh masyarakat juga melaksanakan gerakan Ayo Bersepeda bersama-sama untuk membiasakan hidup sehat. Kedua, kita mulai yang namanya hemat energi. Ketiga, kita membiasakan kembali menyapa satu sama lain dengan bersepeda, tentu komunikasi dengan masyarakat dan sekitarnya lebih lancar," paparnya.
Ke depan kata Husnia, rute bersepeda tidak menutup kemungkinan akan lebih panjang, misalnya melakukan kunjungan kerja jarak pendek, tidak di rute yang sama.
"Baik kepala daerah maupun SKPD, yang jelas bebas kendaraan roda empat seperti itu," cetusnya.