RAKYATKU.COM,MAKASSAR – Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) mengintensifkan edukasi kesehatan sejak dini dengan menyasar kalangan pelajar. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, FK UMI menggelar penyuluhan bertema “Jaga Jantung Sehat bagi Remaja” di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Makassar, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga respons terhadap meningkatnya kekhawatiran akan kasus henti jantung mendadak di usia muda.
Hadir dalam kegiatan tersebut tiga dosen dan tiga tenaga kependidikan FK UMI, bersama pihak madrasah yang diwakili Wakil Kepala Madrasah bidang Humas dan Kesiswaan. Peserta merupakan siswa-siswi dari kelas peminatan kesehatan/kedokteran.
Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar Disorot, DPRD Desak PDAM Tuntaskan dalam 6 Bulan
Acara dibuka secara resmi oleh Wakamad Humas yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi FK UMI dalam memberikan edukasi kesehatan yang relevan dan aplikatif bagi pelajar.
Dalam sesi utama, para dosen FK UMI menekankan bahwa risiko gangguan jantung tidak lagi identik dengan usia lanjut. Remaja, menurut mereka, juga rentan jika terpapar pola hidup tidak sehat.
“Gaya hidup seperti merokok, kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan cepat saji, kebiasaan begadang, hingga stres berlebihan menjadi faktor pemicu yang perlu diwaspadai sejak dini,” ungkap salah satu pemateri.
Baca Juga : Pegadaian Dorong Investasi Emas Lewat Golden Run 2026, Literasi Keuangan dan Dampak Sosial Diperkuat
Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman mengenai tanda-tanda awal gangguan jantung serta langkah pencegahan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan mengelola stres.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari pola hidup sehat hingga risiko penyakit jantung di usia muda. Untuk mengukur pemahaman, dosen juga memberikan sesi umpan balik di akhir kegiatan, disertai apresiasi bagi siswa yang berpartisipasi aktif.
Tak hanya edukasi kesehatan, FK UMI juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan profil fakultas kepada para siswa. Informasi mengenai sistem pendidikan, lingkungan kampus Islami, hingga peluang melanjutkan studi di bidang kedokteran disampaikan secara komprehensif.
Baca Juga : Aston Makassar dan BRI Kolaborasi CSR, 60 Kantong Darah Terkumpul Jelang HUT ke-14
Menariknya, FK UMI turut menawarkan program beasiswa khusus bagi hafizh dan hafizhah Al-Qur’an sebagai bagian dari komitmen Yayasan Wakaf UMI dalam mengintegrasikan ilmu kedokteran dengan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi dan keberhasilan pelaksanaan program.
Melalui kegiatan ini, FK UMI berharap kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung semakin meningkat, sekaligus membuka wawasan mereka dalam merencanakan masa depan pendidikan, khususnya di bidang kedokteran.