Sabtu, 04 April 2026 16:01
Editor : Editor

RAKYATKU.COM,PAREPARE --Mitra travel yang mengambil alih program umrah Full Ramadan, Haji Risma, membantah kabar bahwa puluhan jemaah umrah asal Parepare terlantar di Arab Saudi. Ia menegaskan, hingga saat ini para jemaah masih berada di hotel di Makkah dalam kondisi aman.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Menurut Haji Risma, istilah “terlantar” tidak tepat digunakan karena jemaah masih mendapatkan tempat tinggal yang layak.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

 

“Kalau dibilang terlantar, saya tidak tahu dalam artian apa. Sampai sekarang jemaah masih tinggal di hotel di Makkah, bukan dipindahkan ke tempat lain seperti di Jeddah. Mereka juga masih bisa beribadah,” ujarnya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Baca Juga : Wali Kota Parepare Pantau SPBU, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrean Kembali Normal

Ia menjelaskan, jemaah sengaja tetap berada di Makkah agar dapat melanjutkan ibadah, termasuk mengikuti umrah Syawal.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

“Saya inisiatif supaya jemaah tetap di sana, jadi kalau mereka merasa tertekan, bisa beribadah di Masjidil Haram,” tambahnya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Namun, Haji Risma mengakui adanya keterlambatan kepulangan jemaah yang kini mencapai sekitar dua pekan. Ia menyebut hal itu disebabkan oleh faktor eksternal, termasuk pembatalan penerbangan.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan

Diketahui tiket di harga normal berkisar Rp 7,5 juta , namun belakangan naik paling murah Rp 15,6 juta.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

“Terjadi pembatalan flight dari maskapai, dan harga tiket sekarang sangat mahal serta kursinya terbatas. Ini di luar rencana kami,” jelasnya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Selain itu, ia juga mengungkap adanya persoalan keuangan yang belum terselesaikan. Ia mengaku mengambil alih program umrah tersebut dengan janji menerima dana sebesar Rp480 juta, namun hingga kini dana tersebut belum diterimanya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

“Saya berangkatkan jemaah memang belum lunas. Dana Rp480 juta yang dijanjikan ke saya ternyata katanya sudah dihanguskan oleh pihak travel sebelumnya,” ungkapnya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Dana tersebut, kata dia, diduga berada di travel bernama Brinis Ibad Jaya yang sebelumnya bekerja sama dengan pihak Haji Bashira.

“Saya sendiri tidak mengenal owner travel tersebut. Informasinya, uang jemaah (sebagai DP sejumlah Rp 480 juta) masuk ke sana,"katanya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Saat ini, Haji Risma mengaku masih terus berupaya memulangkan jemaah secara bertahap sesuai kemampuan keuangan yang dimiliki. Ia juga menyebut masih menanggung biaya hotel para jemaah di Makkah.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

“Sampai sekarang saya masih bayarkan hotel mereka. Untuk tiket, kami terus mencari yang sesuai dengan kemampuan dana yang ada,” jelasnya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Ia juga menegaskan bahwa kepulangannya ke Indonesia merupakan bagian dari upaya menyelesaikan persoalan ini, termasuk menelusuri keberadaan dana yang belum diterima.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

“Saya pulang untuk mengurus masalah ini, termasuk mencari kejelasan soal dana tersebut,” tutupnya.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

Sementara Haji Basira selaku pemilik Travel Basira Grup menambakan dana sebesar Rp 480 juta yang sebagai DP umrah full di Brinis Ibad Jaya tengah terkendala masalah.

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

 

Baca Juga : 44 Jemaah Umrah Asal Parepare Terlantar di Arab Saudi, Diduga Tertipu Travel

Baca Juga : Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Parepare, Tasming Hamid Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru

Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel

 

"Saya berangkatkan jamaah memang, dana yang saya terima belum sepenuhnya, karena sebagian DP umrah Full ramadhan ada pada Brinis Ibad jaya sebanyak Rp 480 juta , dan setelah saya menyurat ke sana, kabar yang saya terima ternyata sudah dihanguskan oleh pihak travel, namun saya akan segera mengurus dana itu ketika saya pulang ,"beber Basira yang saat ini tengah berada di Jeddah.(*)

Penulis : Hasrul Nawir

BERITA TERKAIT