RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri kegiatan pemusnahan barang rampasan tahun 2026 yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen aparat penegak hukum dalam mengeksekusi putusan pengadilan sekaligus menekan angka kriminalitas di Kota Parepare.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Kejaksaan Negeri Parepare. Menurutnya, pemusnahan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bukti keseriusan dalam menegakkan hukum.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
"Tentu alhamdulillah, patut kita bersyukur hari ini kita hadir di tempat ini dalam rangka pemusnahan barang rampasan. Tentu ini menjadi momentum yang baik, jadi bukan saja seremonial belaka, tetapi ini bukti bahwa penegak hukum, khususnya Kejaksaan, serius melaksanakan aturan yang ada," ujar Tasming Hamid di lokasi, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
Baca Juga : Pemkot Parepare Dukung Program Komcad, 9 ASN Ikuti Latsarmil di Gowa
Tasming juga menyoroti kerawanan peredaran narkotika berdasarkan data yang dipaparkan oleh pihak Kejaksaan. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk saling bahu-membahu dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayahnya.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah penguatan pengawasan di pintu masuk utama, yakni Pelabuhan Nusantara. Saat ini, fasilitas pemeriksaan barang masuk telah diperketat dengan adanya alat pemindai.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
"Kalau dulu itu X-ray-nya cuma keberangkatan, sekarang ini masuk juga ada X-ray. Itu berkat usulan Pak Kapolres kepada pihak PT Pelindo agar fasilitas tersebut disediakan. Mudah-mudahan ini mengurangi tingkat peredaran narkoba, khususnya ketika mau masuk di Kota Parepare," tuturnya.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
Baca Juga : Pertamina Jamin BBM Aman Saat Arus Balik Lebaran, SPBU hingga Toraja Disiagakan Penuh
Di sisi lain, Tasming mengaku cukup prihatin dengan munculnya berbagai varian narkoba jenis baru yang semakin sulit dikenali secara kasat mata, seperti tembakau sintetis maupun narkotika dalam bentuk cair.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
"Narkoba ini akan sangat merusak generasi, khususnya generasi-generasi muda. Tadi ada tembakau sintetis, saya pribadi kalau orang dengar begitu tidak paham juga bahwa itu narkoba atau bagaimana. Yang biasanya kita lihat di TV cuma butir-butir obat, ganja, dan sebagainya. Kalau sudah cairan, sudah bingung juga kita ini narkoba apa tidak," imbuhnya.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
Menutup arahannya, Wali Kota Parepare ini menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membuka diri untuk berkolaborasi guna menekan angka peredaran narkoba. Ia berharap Parepare tetap dikenal sebagai kota yang berprestasi.
Baca Juga : LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Pemkot Parepare Perkuat Transparansi Keuangan
Baca Juga : Kinerja Diakui, Pemkot Parepare Terima Dua Apresiasi dari Pemprov Sulsel
Baca Juga : Forkopimda Parepare Pantau Pelabuhan , Pastikan Kenyamanan Pemudik Arus Balik
"Kita tidak mau Parepare dicap menjadi daerah yang lumbung narkoba. Itu bukan prestasi. Kalau lumbung beras, okelah, itu baru prestasi," tegas Tasming.(*)