Rabu, 01 April 2026 10:13
Editor : Editor

RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri kegiatan pemusnahan barang rampasan tahun 2026 yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen aparat penegak hukum dalam mengeksekusi putusan pengadilan sekaligus menekan angka kriminalitas di Kota Parepare.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Kejaksaan Negeri Parepare. Menurutnya, pemusnahan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bukti keseriusan dalam menegakkan hukum.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

 

"Tentu alhamdulillah, patut kita bersyukur hari ini kita hadir di tempat ini dalam rangka pemusnahan barang rampasan. Tentu ini menjadi momentum yang baik, jadi bukan saja seremonial belaka, tetapi ini bukti bahwa penegak hukum, khususnya Kejaksaan, serius melaksanakan aturan yang ada," ujar Tasming Hamid di lokasi, Rabu (1/4/2026).

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Baca Juga : Parepare Raih Terbaik I Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Tasming juga menyoroti kerawanan peredaran narkotika berdasarkan data yang dipaparkan oleh pihak Kejaksaan. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk saling bahu-membahu dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayahnya.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah penguatan pengawasan di pintu masuk utama, yakni Pelabuhan Nusantara. Saat ini, fasilitas pemeriksaan barang masuk telah diperketat dengan adanya alat pemindai.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

"Kalau dulu itu X-ray-nya cuma keberangkatan, sekarang ini masuk juga ada X-ray. Itu berkat usulan Pak Kapolres kepada pihak PT Pelindo agar fasilitas tersebut disediakan. Mudah-mudahan ini mengurangi tingkat peredaran narkoba, khususnya ketika mau masuk di Kota Parepare," tuturnya.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Baca Juga : Tudang Laongruma di Bacukiki, Tasming Hamid Tekankan Pentingnya Musyawarah Petani

Di sisi lain, Tasming mengaku cukup prihatin dengan munculnya berbagai varian narkoba jenis baru yang semakin sulit dikenali secara kasat mata, seperti tembakau sintetis maupun narkotika dalam bentuk cair.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

"Narkoba ini akan sangat merusak generasi, khususnya generasi-generasi muda. Tadi ada tembakau sintetis, saya pribadi kalau orang dengar begitu tidak paham juga bahwa itu narkoba atau bagaimana. Yang biasanya kita lihat di TV cuma butir-butir obat, ganja, dan sebagainya. Kalau sudah cairan, sudah bingung juga kita ini narkoba apa tidak," imbuhnya.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

Menutup arahannya, Wali Kota Parepare ini menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membuka diri untuk berkolaborasi guna menekan angka peredaran narkoba. Ia berharap Parepare tetap dikenal sebagai kota yang berprestasi.

 

Baca Juga : Parepare Raih Penghargaan Terbaik III Akses Layanan Pendidikan Regional Sulawesi

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Jalan Ambo Matti, Progres Pengaspalan Sudah 80 Persen

Baca Juga : Antrean BBM Mengular, Pemkot Parepare dan Pertamina Evaluasi Kuota serta Distribusi

 

"Kita tidak mau Parepare dicap menjadi daerah yang lumbung narkoba. Itu bukan prestasi. Kalau lumbung beras, okelah, itu baru prestasi," tegas Tasming.(*)

Penulis : Hasrul Nawir

BERITA TERKAIT