RAKYATKU.COM, WAJO – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, H. Suhaerman Dauda, mengungkapkan bahwa sistem traffic control interface (TCI) yang dimiliki Dinas Perhubungan saat ini masih terbatas pada pemantauan arus lalu lintas di sekitar kawasan Pasar Sentral.
Menurut Suhaerman, ke depan pihaknya akan terus berupaya mengembangkan sistem pengawasan lalu lintas berbasis digital guna meningkatkan efektivitas pengendalian arus kendaraan di wilayah Kabupaten Wajo.
“Untuk saat ini, traffic control interface baru difokuskan pada pengawasan di sekitar Pasar Sentral. Namun ke depan, kami berencana memperluas jangkauan pengawasan dengan memasang kamera pengawas di sejumlah titik rawan kemacetan,” ujarnya. Kamis (19/3/2026).
Baca Juga : Yayasan Sultan Abdurrahman Buka Lowongan Guru dan Terapis ABK
Ia menjelaskan, pengembangan sistem tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas pembangunan sarana dan prasarana transportasi, baik transportasi darat maupun laut.
Selain itu, ketersediaan anggaran yang dialokasikan kepada Dinas Perhubungan sebagai pengelola sektor transportasi di Kabupaten Wajo juga menjadi faktor utama dalam realisasi program tersebut.
“Semua akan disesuaikan dengan prioritas pembangunan serta kemampuan anggaran yang ada, sehingga pengembangan sistem ini bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” kata Suhaerman.
Baca Juga : Ketua Kadin Wajo Harap Musprov VIII Sulsel Hasilkan Kebijakan Pro Ekonomi Daerah
Dengan adanya pengembangan sistem pengawasan digital ini, diharapkan pengelolaan lalu lintas di Kabupaten Wajo dapat menjadi lebih tertib, aman, dan lancar, khususnya di titik-titik yang selama ini rawan terjadi kemacetan.