JAKARTA - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bantaeng turut berpartisipasi dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Indonesia, INACRAFT 2026, yang resmi dibuka di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, sejak Rabu kemarin.
Pameran bergengsi berskala nasional ini menghadirkan lebih dari 1.000 stan dari berbagai daerah di Indonesia. Beragam produk unggulan dipamerkan, mulai dari kriya, tekstil, hingga aneka produk kreatif yang berakar pada kearifan lokal. Kehadiran Dekranasda Bantaeng menjadi bagian dari komitmen untuk memperkenalkan potensi kerajinan daerah ke panggung nasional sekaligus memperluas jejaring pasar bagi para perajin lokal.
Baca Juga : Bantaeng Raih Penghargaan Nasional Sertifikat Adipura Pengelolaan Sampah
Mengusung tema “Menjelajahi dan Merayakan Pengusaha Perempuan di Bidang Kerajinan”, INACRAFT 2026 secara khusus menyoroti peran strategis perempuan sebagai penggerak utama industri kerajinan nasional. Tema ini merefleksikan kontribusi nyata perempuan dalam menjaga warisan budaya, menghadirkan inovasi desain, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Partisipasi Dekranasda Kabupaten Bantaeng dalam pameran ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan produk-produk kerajinan lokal agar semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga menembus pasar internasional. Melalui ajang ini, produk unggulan daerah diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memiliki nilai tambah, serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku usaha.
“Melalui keikutsertaan Dekranasda Kabupaten Bantaeng di INACRAFT 2026, kami berharap produk kerajinan lokal Bantaeng semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Lebih dari itu, kami ingin membuka peluang yang lebih besar bagi para perajin, khususnya perempuan, agar terus berdaya, berinovasi, dan menjadikan kerajinan sebagai sumber penguatan ekonomi keluarga dan daerah,” ujarnya.
Baca Juga : Dorong Transformasi Keuangan Daerah, Bupati Bantaeng Buka HLM TP2DD dan Luncurkan Digitalisasi Retribusi
INACRAFT 2026 menjadi wadah strategis bagi daerah untuk menampilkan identitas budaya sekaligus memperkuat posisi industri kerajinan sebagai salah satu pilar penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.