RAKYATKU.COM,MAKASSAR--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri acara penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data dan/atau informasi statistik dalam rangka mendukung pembangunan daerah.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, pada Jumat (13/3/2026).
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Acara ini juga dihadiri sejumlah kepala daerah se-Sulawesi Selatan.
Penandatanganan nota kesepakatan itu turut disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Dalam keterangannya, Amalia Adininggar Widyasanti bersama Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya peran data statistik dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Melalui penandatanganan nota kesepakatan tersebut, BPS bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen memperkuat integrasi data, meningkatkan kualitas statistik sektoral, serta mendorong pemanfaatan data statistik resmi sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah yang efektif dan berbasis bukti.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Sementara itu, Wali Kota Parepare Tasming Hamid menyatakan dukungannya terhadap penerapan kebijakan tersebut.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
"Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat penting dalam memperkuat pemanfaatan data sebagai landasan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan,"bebernya.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Baca Juga : Dukung Parepare Smart City, Pemkot Teken MoU Pemasangan Charging Station dan Battery Swap Station
Tasming menilai ketersediaan data statistik yang akurat dan terintegrasi akan membantu pemerintah daerah dalam merancang program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Baca Juga : Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Posisi
Mantan pimpinan DPRD Parepare itu berharap kerja sama tersebut dapat semakin memperkuat kualitas perencanaan pembangunan, termasuk di Kota Parepare. (*)