Senin, 09 Maret 2026 19:23
Editor : Editor

RAKYATKU.COM, PAREPARE--Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare yang dipimpin Sekretaris Daerah, Amarun Agung Hamka, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Fatima Parepare pada Senin (9/3/2026).

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas isu yang berkembang terkait dugaan aturan rumah sakit yang tidak memperbolehkan tenaga kerja perempuan menggunakan hijab saat bertugas.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

 

Dalam pertemuan itu, Hamka menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit yang selama ini telah berkontribusi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Parepare.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Baca Juga : Tasming Hamid Gali Inovasi Pelayanan RSAB Harapan Kita untuk Pengembangan RSUD Andi Makkasau

Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah juga perlu memastikan regulasi internal rumah sakit tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Menurut Hamka, persoalan ini berkaitan dengan aturan pakaian dinas yang diterapkan rumah sakit kepada tenaga kerja. Dalam praktiknya, pakaian yang disiapkan disebut tidak mengakomodasi penggunaan hijab sehingga memunculkan persepsi adanya larangan.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Ia mengungkapkan bahwa persoalan tersebut juga telah menjadi perhatian Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang meminta jajarannya memberikan penegasan terkait regulasi yang berlaku di rumah sakit tersebut.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

“Pemerintah daerah mengambil langkah persuasif terkait persoalan ini. Kami berharap ada tindak lanjut dari upaya yang telah dilakukan Pemkot Parepare, mulai dari persuratan hingga pertemuan dengan yayasan yang menaungi rumah sakit,” kata Hamka.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Ia juga berharap pihak rumah sakit segera menyampaikan surat resmi kepada pemerintah kota agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan jelas.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

“Kami harap surat resmi segera dimasukkan, kalau bisa pekan ini sudah ada, sehingga aturan ini bisa kebijakan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Fatima Parepare, Thomas Soharto, menegaskan bahwa pihak rumah sakit maupun yayasan tidak pernah melarang tenaga kerja perempuan untuk mengenakan hijab.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

“Kami tidak pernah, baik yayasan maupun rumah sakit, menyinggung soal larangan berhijab,” jelas Thomas.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Ia menambahkan, pihaknya memahami pentingnya toleransi serta kenyamanan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas pelayanan di rumah sakit.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Thomas juga memastikan akan segera meminta ketegasan dari pihak yayasan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut, terlebih karena telah menjadi perhatian serius pemerintah.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

“Dalam waktu sesingkat-singkatnya kami akan meminta ketegasan dari yayasan. Saya juga akan mendesak agar dibuat surat resmi yang ditujukan kepada Pemkot Parepare supaya persoalan ini bisa selesai dengan jelas,” katanya.

 

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

 

Pemkot Parepare berharap sinergi antara pemerintah daerah dan RS Fatimah tetap terjaga sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan optimal tanpa polemik di kemudian hari.(*)

Penulis : Hasrul Nawir

BERITA TERKAIT