Kamis, 26 Februari 2026 19:20
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM - Mars pada Kamis 26 Februari 2026 mengumumkan peluncuran Mars Impact Fund, sebuah kendaraan filantropi tingkat perusahaan yang dirancang untuk mempercepat dampak yang berarti dan berkelanjutan di komunitas tempat Mars beroperasi. 

 

Dana ini telah memilih Save the Children sebagai salah satu penerima pendanaan awal dan menyetujui pendanaan selama tiga tahun senilai $3 juta untuk membantu pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA) serta memperkuat program ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia.

“Menciptakan dampak dimulai dengan mendengarkan komunitas dan bekerja dengan mitra yang memahami kebutuhan lokal,” ujar Michelle Grogg, Direktur Eksekutif Mars Impact Fund. 

Baca Juga : Kepala BPK Sulsel Ingatkan Batas Belanja Pegawai 30 Persen agar Struktur APBD Tetap Sehat

“Kami senang bekerja sama dengan Save the Children untuk memajukan inklusi keuangan, diversifikasi pendapatan, dan praktik ramah iklim – semua hal penting untuk meningkatkan mata pencaharian dan memperkuat ketahanan,” tambahnya.

 

Inisiatif ini akan melengkapi proyek Mars Village Cluster yang dipimpin oleh bisnis Kakao Mars, yang saat ini berfokus pada peningkatan produktivitas dan agroforestri.

Pendanaan ini akan membantu memperluas VSLA, yang diharapkan menjadi penggerak utama perubahan di komunitas lokal. Yang terpenting, inisiatif ini juga akan membangun kapasitas organisasi masyarakat sipil lokal dan para penggerak komunitas, memungkinkan mereka untuk memimpin dan mereplikasi pendekatan ini secara mandiri, memastikan keberlanjutan dan perluasan di luar masa proyek.

Baca Juga : Kejati Sulsel Dorong ASN Berani Berinovasi dengan Tata Kelola Berintegritas

“Program kemitraan dengan Save the Children merupakan wujud nyata komitmen Mars di Indonesia dalam mendukung pemberdayaan komunitas dan ketahanan sosial di daerah-daerah penghasil kakao. Ujar Marlyn Sumbung, Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia. 

“Melalui pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA) dan inisiatif ketahanan komunitas lainnya, kami percaya bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan dan praktik pertanian yang ramah iklim akan membuka peluangbaru bagi petani dan keluarga mereka. Mars di Indonesia berkomitmen untuk terus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan komunitas, dan mendukung kesejahteraan generasi masa depan di Indonesia.”

Melalui pendanaan ini, Mars Impact Fund akan mendukung:

Baca Juga : Sejumlah Pejabat Jadi Narasumber di Ramadhan Leadership Camp Pemprov Sulsel

• Pemberdayaan Ekonomi: 85 VSLA yang menggerakkan tabungan dan investasi

untuk kegiatan yang mendatangkan penghasilan, memberi manfaat bagi 17.250

petani (60 persennya adalah perempuan).

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dampingi Wamenhan RI dalam Kegiatan Ramadan Leadership Camp di Asrama Haji

• Ketahanan Sosial: Perempuan dan pemuda secara aktif berpartisipasi dalam

pengambilan keputusan, didukung oleh forum lintas-pemangku kepentingan

yang fungsional dan Rencana Aksi Komunitas.

Baca Juga : Gubernur Andi Sudirman Sebut Harga Sembako Relatif Terkendali Saat Ramadhan

• Kesejahteraan Anak: Kelompok perlindungan anak terintegrasi yang

menangani tantangan pekerja anak, tingkat kehadiran sekolah, dan

pengasuhan positif di 115 desa.

• Adaptasi Iklim: Komunitas dilengkapi dengan rencana kesiapsiagaan bencana dan praktik pertanian ramah iklim.

Secara global, Mars telah bermitra dengan Save the Children selama lebih dari 14 tahun untuk memajukan kesejahteraan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan,

dan rantai pasok yang tangguh. Sejak 2011, Mars dan Mars Snacking Foundation telah menginvestasikan sekitar $24 juta di empat pilar strategis: kesehatan mulut dan kesejahteraan anak, perlindungan dari pekerjaan berbahaya, tanggap darurat, dan keterlibatan karyawan.

Di Indonesia, Mars dan Save the Children telah menjangkau lebih dari 50.000 peserta di 92 desa di dua kabupaten di Sulawesi Selatan melalui tiga program yang berfokus pada penguatan ketahanan komunitas dan peluang ekonomi.

Di Indonesia, Mars dan Save the Children telah menjangkau lebih dari 50.000 peserta di 92 desa Sulawesi Selatan melalui tiga program yang memperkuat ketahanan komunitas dan peluang ekonomi. Melalui GrowHer Kakao, 70 persen pasangan peserta menerapkan praktik rumah tangga kolaboratif, 40 desa memasukkan prioritas perempuan dalam perencanaan dan anggaran lokal (Rp 800 juta hingga Rp 997 jutapada 2023–2024), serta 158 rumah tangga melaporkan peningkatan pendapatan dari

usaha alternatif yang dipimpin perempuan. Program Reaching Farmers in Cocoa Supply Chain mendorong pembentukan 40 kelompok perlindungan anak yang direplikasi di 71 desa lain, sementara peraturan dan surat edaran tentang pencegahan tenaga kerja anak serta alokasi dana desa lebih dari Rp. 339 juta untuk perlindungan anak menunjukkan komitmen institusional yang berkelanjutan.

“Kolaborasi jangka panjang antara Save the Children dan Mars mencerminkan dedikasi bersama kami untuk meningkatkan kesejahteraan anak, memperluas peluang bagi perempuan dan anak perempuan, serta memperkuat rantai pasok yang tangguh. Selama lebih dari satu dekade, kami telah menerjemahkan komitmen global menjadi aksi nyata di tingkat komunitas,” ujar Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia. 

“Di Indonesia, kami telah menghadirkan solusi yang dipimpin secara lokal untuk memberdayakan perempuan, melibatkan pemuda, dan memperkuat sistem perlindungan anak di komunitas petani kakao—membantu mereka mengatasi tantangan sosial ekonomi. Bersama Mars, kami menciptakan jalur menuju ketahanan ekonomi, partisipasi bermakna dalam pembangunan komunitas, dan hasil yang lebih baik untuk anak.”

Pendanaan awal ini mencerminkan komitmen Mars Impact Fund untuk bekerja bersama mitra terpercaya guna memberikan dampak nyata di komunitas di seluruh dunia. Secara holistik, Mars Impact Fund akan berfokus pada tiga prioritas yang selaras dengan bisnis dan nilai-nilai perusahaan:

1. Meningkatkan Ketahanan Komunitas Sumber Daya: Mendukung keluarga petani dan komunitas untuk meningkatkan pendapatan kesejahteraan, dan ketahanan.

2. Mengembangkan dan Meningkatkan Jalur Karir Ilmuwan: Memperluas peluang bagi ilmuwan, terutama di bidang pangan, pertanian, dan perawatan hewan kesayangan.

3. Meningkatkan Kesejahteraan Hewan Pendamping: Memperluas akses ke perawatan veteriner dan dukungan untuk hewan kesayangan di rumah dan komunitas yang kekurangan sumber daya.

Sebagai perusahaan milik keluarga yang berprinsip, Mars telah lama meyakini bahwa bisnis harus menjadi kekuatan untuk kebaikan. Melanjutkan warisan ini, Mars Impact

Fund dirancang untuk melengkapi upaya keberlanjutan yang sudah ada serta kegiatan fondasi dengan investasi strategis jangka panjang. Mars Impact Fund akan memberikan kontribusi sebesar $85 juta antara tahun 2025 dan 2027. Mulai 2028 dan seterusnya, perusahaan memperkirakan akan mendistribusikan setidaknya $50 juta setiap tahun dalam bentuk tambahan modal filantropi.

 

BERITA TERKAIT