Kamis, 15 Januari 2026 21:04
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengambil langkah strategis untuk menjaga ketersediaan LPG subsidi 3 kilogram di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, WAJO — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengambil langkah strategis untuk menjaga ketersediaan LPG subsidi 3 kilogram di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Penguatan pasokan dilakukan secara terukur disertai pengawasan distribusi yang diperketat, guna memastikan LPG subsidi tepat sasaran dan dapat diakses masyarakat yang berhak.

 

Langkah ini merupakan respons atas laporan keterbatasan pasokan LPG 3 kg di sejumlah wilayah. Pertamina memastikan bahwa penyaluran tetap berjalan dengan prioritas penguatan suplai di kecamatan-kecamatan yang mengalami tekanan permintaan, seperti Kecamatan Tempe, Bola, Takkalalla, dan Penrang.

Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar VII Gas menyampaikan bahwa distribusi LPG 3 kg tidak hanya dilakukan pada hari kerja, tetapi juga tetap beroperasi pada hari libur nasional, termasuk 1 dan 16 Januari 2026, untuk mencegah terjadinya jeda pasokan ke pangkalan.

Baca Juga : Pertamina Tinjau Program KALEB di Bitung, Dorong CSR Inklusif untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Tambahan Fakultatif 33.400 Tabung

 

Sebagai langkah lanjutan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyiapkan penyaluran fakultatif LPG 3 kg sebanyak 33.400 tabung selama Januari 2026. Jumlah tersebut setara sekitar 7,2 persen dari penyaluran normal bulanan, dan difokuskan untuk memperkuat suplai di wilayah Kabupaten Wajo.

Tambahan pasokan ini diharapkan mampu menstabilkan distribusi di tingkat pangkalan sekaligus mengurangi potensi antrean dan kelangkaan LPG subsidi di masyarakat.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU Siaga Penuh di Malam Tahun Baru, Pasokan BBM Sulawesi Aman

Pengawasan Distribusi Diperketat

Selain penguatan suplai, Pertamina juga memperketat pengawasan distribusi dengan melakukan monitoring langsung ke agen dan pangkalan LPG 3 kg. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar diterima oleh rumah tangga dan pelaku usaha mikro yang berhak.

Seluruh rencana penyaluran tambahan telah dikomunikasikan kepada agen LPG, dan realisasinya akan dipantau secara berkala di lapangan guna mencegah penyimpangan distribusi.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Tutup 2025 dengan Aksi Sosial, Perkuat Kepedulian di Malam Tahun Baru

Komitmen Jaga Hak Penerima Subsidi

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa Pertamina berfokus pada percepatan distribusi sekaligus pengendalian penyaluran LPG subsidi.

"Langkah penguatan pasokan sudah kami lakukan secara konkret, mulai dari pengamanan stok di SPPBE, penyaluran fakultatif, hingga pengawasan distribusi di tingkat pangkalan. Kami ingin memastikan LPG 3 kg benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Rum.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel–Sulbar, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Nataru

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat terus diperkuat untuk menjaga stabilitas distribusi dan harga LPG di tingkat masyarakat.

Melalui kombinasi penguatan suplai, pengawasan distribusi yang konsisten, serta monitoring lapangan secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya menjaga kelancaran distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Wajo, sekaligus memastikan hak masyarakat penerima subsidi tetap terpenuhi.