RAKYATKU.COM,MAKASSAR — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menerima kunjungan Dewan Komisaris dan Komite PT Pertamina (Persero) bersama Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga untuk meninjau langsung implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) yang dijalankan oleh Integrated Terminal (IT) Makassar.
Kunjungan lapangan ini berlangsung di Sekolah Anak Percaya Diri, Kelurahan Patingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, dan menjadi bagian dari upaya Pertamina memastikan bahwa program TJSL tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Rombongan dipimpin Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, didampingi Mohammad Imran Zulkarnain Duki selaku Komite Audit serta Muhammad Arfan dari Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko. Turut hadir jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Baca Juga : Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman di Makassar Jelang Tahun Baru 2026
Selama kunjungan, para komisaris meninjau langsung proses pembelajaran, berdialog dengan tenaga pengajar, serta berinteraksi dengan anak-anak peserta SAPD yang mengikuti program pendidikan karakter dan penguatan kepercayaan diri.
Condro Kirono menilai SAPD sebagai contoh konkret peran BUMN dalam membangun pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
“Program Sekolah Anak Percaya Diri selaras dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10 terkait Pengurangan Kesenjangan. Kami melihat langsung bagaimana program ini membangun karakter dan kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari output jangka pendek, tetapi dari keberlanjutan dan kolaborasi dengan masyarakat setempat.
“SAPD menunjukkan bahwa kehadiran operasional perusahaan harus memberikan nilai tambah sosial. Ini adalah wujud nyata bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat berjalan seiring dengan agenda pembangunan nasional,” tambah Condro.
Sementara itu, Eni Nuraeni, pendiri Sekolah Anak Percaya Diri, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pertamina Patra Niaga melalui IT Makassar.
Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Kesiapan Sarpas Hadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
“Pendampingan ini membawa perubahan besar bagi anak-anak kami. Mereka yang sebelumnya minder kini lebih berani tampil, berani berbicara, dan berani bermimpi. Program ini bukan hanya soal belajar, tetapi tentang membangun masa depan,” ungkapnya.
Program Sekolah Anak Percaya Diri merupakan inisiatif TJSL IT Makassar yang berfokus pada pendidikan nonformal, penguatan karakter, serta pemberdayaan anak-anak di kawasan pesisir dan wilayah padat penduduk. Selain mendukung SDGs 4 dan 10, program ini juga berkontribusi terhadap SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Melalui kunjungan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak, berorientasi jangka panjang, serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan pencapaian target SDGs nasional maupun global.