MAROS, Upeks.co.id – Pembangunan Koperasi Merah Putih (Kopdes) di Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros mulai berjalan.
Yandri menjelaskan Kopdes tersebut berdiri di atas lahan hibah dari kawasan perumahan.
Pemanfaatan aset ini dinilai strategis karena langsung menyentuh pelayanan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Wakil Bupati Maros Terima 360 Mahasiswa Unhas Mulai KKN Tematik
“Lahan ini dihibahkan kepada pemerintah untuk pembangunan Kopdes agar mampu memberi pelayanan terbaik bagi kebutuhan pokok warga desa,” ujarnya.
Tokoh asal Bengkulu itu menegaskan Kopdes Merah Putih berfungsi mendekatkan akses warga terhadap layanan ekonomi sekaligus memperkuat pemasaran produk desa.
“Hasil desa bisa diserap koperasi untuk dipasarkan kembali, sehingga ekosistem ekonomi desa terbentuk,” katanya.
Baca Juga : Bupati Maros Ajak Ayah Lebih Terlibat Lewat Gerakan Mengambil Rapor
Mantan Wakil Ketua MPR RI ini menambahkan pemerintah menargetkan pembangunan 20 ribu Kopdes hingga akhir tahun sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Farichah, menekankan proses pembangunan hingga pengelolaan Kopdes perlu melibatkan masyarakat setempat.
Ia menilai koperasi hanya akan efektif bila dikelola langsung oleh warga.
“Kopdes ini harus menjadi milik masyarakat. Pelaksanaannya wajib melibatkan warga dan membuka lapangan kerja baru,” tegasnya.
Baca Juga : Bupati Maros Terbitkan Surat Edaran Larangan Petasan, Miras dan Narkoba
Farida juga mengungkap Kopdes Bonto Matene akan memiliki enam gerai layanan dan satu gudang.
Fasilitas yang disiapkan meliputi sembako, klinik, apotek, logistik, simpan pinjam, serta ruang pemasaran produk lokal.
Ia turut menyoroti potensi pertanian gabah di wilayah tersebut.
Menurutnya, koperasi dapat berperan sebagai penyerap hasil panen (off-taker).
“Petani bisa menjual gabah ke koperasi untuk dikeringkan dan digiling, lalu berasnya dijual kembali dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.
Baca Juga : Pemkab Maros Buat Skema Penanganan Banjir di Moncongloe
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkap saat ini terdapat 10 Kopdes Merah Putih yang sedang dibangun di sejumlah desa dan kelurahan.
“Sepuluh sudah on-progress, sisanya masih dalam tahap administrasi lahan karena pembangunan perlu kejelasan aset desa,” ujarnya.
Adapun lokasi Kopdes tersebut mencakup Desa Bonto Matinggi, Desa Baruga, Benteng Gajah, Desa Pucak, Kelurahan Adatongeng, Desa Laiya, Kelurahan Cempaniga, Desa Moncongloe Bulu, Desa Mattampapole, dan Desa Bontomattinggi.
Baca Juga : Banyak Sawah di Maros Beralih Fungsi: Pemkab Perketat Penetapan LP2B
Chaidir menambahkan satu unit Kopdes memerlukan anggaran sekitar Rp1,2 miliar, dan pihaknya menargetkan seluruh pembangunan rampung tahun ini.
“Setelah bangunan selesai, BUMN seperti Pertani dan Pertamina bisa masuk untuk bekerja sama,” tutupnya.(*)