MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025).
Turut hadir Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, Ketua DPRD Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, jajaran Forkopimda, serta para kepala OPD lingkup Pemkab Maros.
Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 Wita dengan pengibaran bendera merah putih dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Baca Juga : Petani Desa Sambueja Mulai Galakkan Pertanian Organik
Dalam amanatnya, Chaidir menyebut momentum Hari Pahlawan Nasional menjadi ajang untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Maros.
“Para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” katanya.
Ia menuturkan, kemerdekaan yang dirasakan saat ini adalah hasil perjuangan panjang, yang lahir dari kesabaran, keberanian, dan keikhlasan para pendahulu bangsa.
Baca Juga : Wakil Bupati Maros Terima 360 Mahasiswa Unhas Mulai KKN Tematik
Menurutnya, ada tiga nilai utama yang dapat diteladani dari perjuangan para pahlawan, yakni kesabaran, pengabdian tanpa pamrih, dan pandangan jauh ke depan.
“Mereka sabar dalam perjuangan, tak mencari jabatan, dan berpikir untuk generasi setelah mereka. Itulah yang harus kita contoh,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD itu juga menekankan di masa kini, perjuangan tidak lagi dilakukan dengan senjata.
Baca Juga : Bupati Maros Ajak Ayah Lebih Terlibat Lewat Gerakan Mengambil Rapor
Melainkan melalui ilmu, kerja keras, dan empati terhadap sesama.
“Semangatnya tetap sama, yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tak ada warga yang tertinggal,” bebernya.
Ia mengatakan, nilai-nilai perjuangan para pahlawan sejalan dengan cita-cita pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah saat ini.
Baca Juga : Bupati Maros Terbitkan Surat Edaran Larangan Petasan, Miras dan Narkoba
Ia mengatakan visi pembangunan Kabupaten Maros berakar pada semangat kerja keras, gotong royong, dan kepedulian sosial.
“Di Maros, semangat pahlawan itu kami wujudkan lewat pelayanan publik yang lebih cepat, pembangunan yang merata, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Usai upacara, Bupati Chaidir bersama jajaran Forkopimda melanjutkan kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Maros.
Baca Juga : Pemkab Maros Buat Skema Penanganan Banjir di Moncongloe
Suasana hening menyelimuti TMP Maros saat rombongan menaburkan bunga di pusara para pahlawan.
[14.18, 10/11/2025] Alfi Maros: 4.967 Siswa Dapat Seragam Gratis Dari Baznas
MAROS – Baznas Kabupaten Maros menyalurkan 4.967 seragam sekolah untuk siswa SD dan SMP.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Muetazim Mansyur, dan Ketua DPRD Maros Muh. Gemilang Pagessa di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Senin (10/11/2025).
Ketua Baznas Maros, Ansar Taufiq, mengatakan bantuan ini dikhususkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan tidak menerima bantuan PIP.
“Umumnya itu orang yang tidak mampu. Makanya kami prioritaskan mereka,” ujarnya.
Ansar menambahkan Baznas menggelontorkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung program ini.
Selain seragam sekolah lengkap, masing-masing siswa juga mendapatkan bantuan uang tunai Rp200 ribu.
Ia menjelaskan kuota per sekolah berbeda-beda, menyesuaikan besaran zakat dan infak yang dihimpun dari guru-guru di sekolah tersebut.
“Per sekolah dibedakan berdasarkan besaran infak dan zakat guru. Jadi ada sekolah yang dapat 50, ada 90, ada 2 sampai 20 orang. Itu disalurkan kembali untuk muridnya,” jelasnya.
Program ini disebutnya rutin dilakukan setiap tahun, namun jumlah penerima pada 2025 meningkat signifikan.
“Tahun ini angkanya memang tinggi. Dulu itu hanya 2.000-an yang dapat, nilainya sekitar Rp600 juta,” katanya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam memberi apresiasi kepada Baznas atas komitmen mendukung pendidikan di daerah.
“Baznas telah mengambil peran besar dalam memastikan anak-anak Maros tidak terhambat sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Ini program yang sangat membantu, dan pemerintah tentu mendukung penuh,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pemerintah kabupaten terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Baznas.
“Kita semua bergerak bersama. Semoga bantuan ini meringankan beban orang tua dan meningkatkan semangat belajar anak-anak kita,” ujarnya.