Jumat, 07 November 2025 12:53
Komitmen PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau Huabao Indonesia dalam membangun ekonomi berkelanjutan kembali menuai apresiasi. Perusahaan afiliasi Zhenshi Holding Group asal Tiongkok ini sukses memborong dua penghargaan sekaligus pada ajang Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2025, yang mengusung tema “Transforming CSR Into Meaningful Impact During Uncertain Time”, Selasa (1/10).
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MOROWALI — Komitmen PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau Huabao Indonesia dalam membangun ekonomi berkelanjutan kembali menuai apresiasi. Perusahaan afiliasi Zhenshi Holding Group asal Tiongkok ini sukses memborong dua penghargaan sekaligus pada ajang Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2025, yang mengusung tema “Transforming CSR Into Meaningful Impact During Uncertain Time”, Selasa (1/10).

 

Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi Huabao dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke seluruh lini bisnis. Melalui program-program strategis, perusahaan berupaya memperkuat dampak sosial dan ekonomi di sekitar kawasan industri Morowali.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya kami dalam memperkuat pilar sosial melalui program CSR yang berkelanjutan,” ujar Zheng Yong, Head of External Department Huabao Indonesia, usai menerima penghargaan di Lavva Lounge, Plaza Senayan, Jakarta.

Baca Juga : Huabao Indonesia Lanjutkan Program Cleanup Action 2025, Perkuat Kampanye Hidup Bersih di Desa Ambunu

“Kami akan terus menginternalisasi nilai-nilai sustainability dalam sistem kerja perusahaan dan memastikan setiap program CSR memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkar industri,” tambahnya.

 

Salah satu proyek unggulan Huabao adalah perpanjangan landasan pacu Bandara Maleo Morowali dari 1.500 meter menjadi 1.800 meter dengan lebar 30 meter. Pekerjaan ini menelan dana sekitar USD 10 juta atau setara Rp164 miliar dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas udara di Sulawesi Tengah.

Selain infrastruktur, Huabao juga mengembangkan program Huabao Youth Empowering Chambers (HYEC) di sektor pendidikan. Program yang telah berjalan sejak 2023 ini fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing di pasar tenaga kerja global.

Baca Juga : Zhenshi Group Rampungkan Proyek CSR Strategis di Morowali: Perpanjangan Landasan Pacu Bandara dan Peningkatan Jalan Trans Sulawesi

“Melalui HYEC, kami ingin mencetak generasi muda Morowali yang kompeten dan berdaya saing internasional,” jelas Cipto Rustianto, External Manager Huabao Indonesia. “Peserta dibekali kemampuan soft skill seperti public speaking dan problem solving, serta pelatihan bahasa Mandarin agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.”

Program HYEC telah menjangkau pelajar di SMK Negeri 1 Bungku Barat, SMK Negeri 2 Bungku Barat, serta sekolah dasar dan taman kanak-kanak di kawasan Topogaro dan Tondo, dengan metode interaktif “belajar sambil bermain”.

Dengan keberhasilan meraih penghargaan BISRA 2025 dan realisasi berbagai proyek sosial strategis, Huabao Indonesia menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pemain utama di industri pengolahan nikel, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah yang berorientasi pada masa depan berkelanjutan.